Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Lebak Perkuat Budi Daya Ikan Tematik Dukung Ketahanan Pangan

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 11:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Lebak Perkuat Budi Daya Ikan Tematik Dukung Ketahanan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Winda Triana.

LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, memperkuat program budi daya ikan tematik sebagai upaya meningkatkan produksi perikanan , sehingga dapat mendukung ketahanan pangan.

‎Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak, Winda Triana, di Lebak, Kamis (06/8), mengatakan pemerintah daerah memiliki komitmen untuk meningkatkan produksi ikan untuk memenuhi ketersediaan protein hewani masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Selama ini, ketersediaan ikan air tawar di daerah ini masih dipasok dari luar daerah, sehingga program budi daya ikan tematik diperkuat agar kedepannya Lebak sebagai lumbung pangan ikan.

‎Oleh karena itu, pihaknya memperkuat kelembagaan pengelola budi daya ikan sistem teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS), karena sangat perlu agar tidak menjadi kegagalan dalam pelaksanaan.

‎Selain itu juga pembudidaya ikan tematik yang dikelola desa bisa melibatkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) akan mendapatkan pelatihan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan dinas juga akan mendampingi.

‎Sejauh ini, kata dia, kegiatan budi daya ikan darat tematik di Kabupaten Lebak belum banyak diterapkan, karena memerlukan listrik yang cukup untuk sistem RAS.

‎"Sebagian besar pembudidaya ikan air tawar di daerah ini masih konvensional," katanya menjelaskan.

‎Ia mengatakan, sebanyak 60 desa di Kabupaten Lebak yang mendaftar menjadi program budi daya ikan tematik sistem RAS dengan mengembangkan jenis ikan lele dan nila.

‎Namun, mereka yang terverifikasi baru setengahnya, mengingat persyaratan yang harus dipenuhi desa belum lengkap semua.

‎Pengembangan budi daya ikan juga terintegrasi dengan ekosistem ekonomi desa dan dipastikan mampu memenuhi konsumsi domestik/swasembada protein ikan dan MBG .

‎Sebab, ikan memiliki kandungan gizi cukup besar dan menyumbangkan protein, omega tiga dan gizi dan dapat meningkatkan kecerdasan otak manusia.

‎"Kami meyakini sistem program budi daya ikan tematik dapat membangun ekosistem ekonomi desa, sehingga hasil produksi perikanan bisa memenuhi permintaan pasar," katanya menjelaskan.

‎Ia menyebutkan, program budi daya ikan tematik merupakan bagian dari strategi KKP dalam mengembangkan perikanan budi daya berbasis kawasan yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.

‎Selain itu juga mendorong terbentuknya rantai usaha perikanan yang terintegrasi mulai dari produksi, pemasaran, hingga pemanfaatan hasil budi daya untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Dinas Perikanan: Kemarau Ga...
Daerah
Demokrat Jatim Panaskan Mes...
Daerah
Petugas Masih Terus Menyisi...
Luar Negeri
Islandia Usir 21 Aktivis An...
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.