Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenkop Inventarisasi Kopdes Merah Putih yang Terdampak Bencana Sumatera

📅 Selasa, 16 Des 2025, 16:25 WIB | Oleh:
Kemenkop Inventarisasi Kopdes Merah Putih yang Terdampak Bencana Sumatera Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Menteri Koperasi Ferry Juliantono berbicara dalam peresmian Command Center Koperasi di Kantor Kemenkop, Jakarta, Senin (15/12).

JAKARTA -- Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyatakan masih terus melakukan inventarisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan inventarisasi ini dilakukan untuk memastikan data koperasi yang terdampak sehingga penanganan dapat lebih tepat sasaran, termasuk dalam pemberian relaksasi yang akan digulirkan pemerintah.

“Kami sedang inventarisir koperasi desa dan kelurahan di tiga daerah terdampak. Untuk penanganannya, kami akan menempatkan posko di lokasi bencana,” ujarnya usai penyerahan bantuan peduli bencana Sumatera di kantornya di Jakarta, Selasa.

Posko tersebut akan melibatkan petugas dari dinas, tenaga bisnis asisten, serta project management officer (PMO) yang diperbantukan sebagai relawan.

Menurut Ferry, mereka akan membantu memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi koperasi maupun masyarakat di lapangan, mulai dari distribusi bantuan hingga pendampingan usaha.

Ia menambahkan Kemenkop juga berkoordinasi dengan tim setempat terkait pembangunan fisik Kopdes Merah Putih yang sedang berjalan.

“Laporan sementara menunjukkan pembangunan fisik terbanyak ada di Aceh,” ucap dia.

Terkait target pembangunan Kopdes Merah Putih yang dijadwalkan selesai pada Maret 2026, Ferry menegaskan akan ada pengecualian bagi koperasi di daerah bencana.

“Untuk wilayah terdampak bencana, tentu ada pengecualian,” katanya.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah sebelumnya pada Rabu (10/12) mengatakan bahwa Kemenkop akan memberikan relaksasi program pembangunan Kopdes Merah Putih dan keringanan pembiayaan bagi koperasi di tiga provinsi yang terdampak bencana banjir di Aceh dan Sumatera.

Farida mengatakan Kemenkop melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) juga menyiapkan skema relaksasi bagi koperasi yang menjadi mitra lembaga tersebut di wilayah terdampak, antara lain melalui penambahan masa tenggang atau grace period pembayaran kewajiban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.