Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ilmuwan Temukan Spesies Dinosaurus Baru Berusia 210 Juta Tahun di Zimbabwe, Ungkap Misteri Evolusi Afrika

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 05:37 WIB | Oleh:
Ilmuwan Temukan Spesies Dinosaurus Baru Berusia 210 Juta Tahun di Zimbabwe, Ungkap Misteri Evolusi Afrika Doc: Xinhua
Ket. Sebuah sarang berisi fosil telur dan beberapa pecahan kulit telur ditemukan di Provinsi Fujian, China timur. Telur-telur tersebut merupakan milik Oviraptorosaurus, spesies dinosaurus pencuri telur terkenal, yang berasal dari Zaman Kapur Akhir.

ISTANBUL, TURKI - Tim paleontolog internasional telah mengidentifikasi spesies dinosaurus baru di Zimbabwe yang berasal dari sekitar 210 juta tahun yang lalu.

Penemuan itu, menurut para peneliti, memberikan wawasan baru tentang evolusi awal dinosaurus di selatan Afrika.

Spesies tersebut, Musango matusadonaensis, dideskripsikan pada Rabu malam dalam Journal of Systematic Palaeontology berdasarkan sisa-sisa fosil yang digali pada 2018 di sepanjang tepi Danau Kariba di utara Zimbabwe.

Itu adalah spesies dinosaurus kelima yang secara resmi diidentifikasi dari negara tersebut.

Dinosaurus setinggi 4,5 meter itu hidup selama periode Trias Akhir, ketika dinosaurus mulai menyebar ke seluruh planet tetapi belum menjadi hewan darat yang dominan.

Para peneliti mengidentifikasinya sebagai sauropodomorph awal -- nenek moyang berkaki dua dari dinosaurus berleher panjang raksasa yang berevolusi jutaan tahun kemudian, termasuk Diplodocus.

Fosil tersebut, yang ditemukan oleh tim ilmuwan Inggris, Zimbabwe, dan Afrika Selatan, termasuk di antara kerangka dinosaurus terlengkap dari zamannya yang ditemukan di Zimbabwe, dengan bagian tulang belakang, tulang rusuk, anggota badan, dan kaki yang masih utuh.

Analisis menunjukkan bahwa hewan tersebut hampir sepenuhnya dewasa ketika mati dan telah selamat dari cedera serius atau infeksi di awal kehidupannya.

Penulis utama, Paul Barrett, seorang peneliti terkemuka di Museum Sejarah Alam di London, mengatakan penemuan itu menantang asumsi lama bahwa dinosaurus yang hidup di seluruh selatan Afrika termasuk dalam komunitas yang secara umum serupa.

Sebaliknya, temuan tersebut menunjukkan bahwa wilayah tersebut terdiri dari beberapa ekosistem yang berbeda, masing-masing mendukung spesies dinosaurus yang berbeda.

Para peneliti mengatakan penemuan itu, bersama dengan temuan fosil terbaru lainnya dari Zimbabwe, menyoroti betapa sedikitnya yang diketahui tentang masa prasejarah Afrika dan menunjukkan bahwa masih banyak spesies dinosaurus lain yang mungkin belum ditemukan. Ant/Sumber: Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.