Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Perlu ke Kecamatan, Pelajar Bekasi Kini Bisa Rekam KTP Elektronik Langsung di Sekolah Lewat Program Kampus 17

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Perlu ke Kecamatan, Pelajar Bekasi Kini Bisa Rekam KTP Elektronik Langsung di Sekolah Lewat Program Kampus 17 Doc: Antara
Ket. Kegiatan perekaman KTP elektronik oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat di SMAN 3 Cikarang Utara, Rabu (29/7).

Kabupaten Bekasi - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan dengan mendatangi SMAN 3 Cikarang Utara untuk melayani perekaman KTP elektronik bagi pelajar memasuki usia 17 tahun sebagai langkah optimalisasi pelayanan publik.

"Kami melakukan jemput bola sebagai bagian dari upaya perluasan layanan administrasi penduduk melalui Program Kampus 17," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi Carwinda di Cikarang, Rabu (29/7).

Ia menjelaskan kegiatan jemput bola ini sebagai upaya mempermudah perekaman data kependudukan bagi pelajar yang telah memasuki usia wajib memiliki KTP elektronik sehingga mereka tidak perlu datang ke kantor pelayanan.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari inovasi Program Kampus 17 yakni pelayanan perekaman KTP elektronik yang menyasar pelajar tingkat SMA, SMK maupun Madrasah Aliyah dan sederajat, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Bekasi sebagai wujud pelayanan langsung kepada masyarakat.

"Program Kampus 17 kami laksanakan dengan berkeliling ke sekolah-sekolah, termasuk sekolah di bawah Kementerian Agama agar anak-anak yang memasuki usia wajib KTP dapat segera memiliki identitas kependudukan," katanya.

Carwinda juga mengajak seluruh pelajar yang telah berusia 17 tahun untuk memanfaatkan pelayanan perekaman yang hadir langsung ke sekolah. Apabila berhalangan mengikuti pelayanan di sekolah, masyarakat dapat mendatangi lokasi pelayanan yang tersedia di 23 kecamatan, tujuh titik pelayanan maupun kantor dinas.

"Kami berharap seluruh masyarakat, termasuk yang sudah berusia dewasa tetapi belum pernah melakukan perekaman KTP elektronik, segera melakukan perekaman karena KTP merupakan identitas resmi sebagai warga negara Indonesia," ucapnya.

Kepala SMAN 3 Cikarang Utara Saepuloh mengapresiasi pelayanan jemput bola yang dilakukan pemerintah daerah karena sangat membantu siswa yang telah memasuki usia 17 tahun untuk memiliki identitas kependudukan melalui kemudahan jangkauan maupun efektivitas proses perekaman.

"Ini sangat membantu dan bermanfaat karena KTP merupakan identitas yang wajib dimiliki setiap warga negara Indonesia sesuai ketentuan perundang-undangan," katanya.

Dirinya berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan sekolah-sekolah menengah atas dapat terus terjalin melalui berbagai program pelayanan publik sehingga semakin memudahkan kebutuhan administrasi para pelajar.

Siswa kelas XII SMAN 3 Cikarang Utara Alfata Raditya (17) mengatakan program ini sangat membantu dalam membuat dokumen seperti KTP Elektronik secara mudah, cepat dan tanpa harus mendatangi kantor pelayanan administrasi kependudukan.

"Sangat baik ya, karena mempermudah siswa-siswi juga untuk bikin KTP elektronik agar diakui sebagai warga negara Indonesia. Kalau saja semua pelayanan publik seperti ini pasti warga sangat senang dan puas atas layanan yang diberikan," katanya.

Siswa lain Kevin Adrian Sihombing (17) mengatakan dirinya tidak perlu jauh-jauh ke kantor pelayanan dokumen administrasi kependudukan di kecamatan untuk membuat KTP karena di sekolah sudah ada program ini.

"Dari saya sih positif ya. Mungkin kan tidak perlu jauh ke kecamatan. Dari sekolah bisa langsung bikin KTP. Semoga seluruh layanan publik di Kabupaten Bekasi dibikin mudah seperti ini," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.