Perang Iran Hari ke-153: Apa Saja yang Terjadi?
📅 Kamis, 30 Jul 2026, 05:50 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SWASHINGTON DC - Perang Iran–Amerika Serikat/Israel yang dimulai pada 28 Februari 2026, pada hari ini, 30 Juli 2026, perang tersebut telah memasuki hari ke-153. Meskipun sempat ada gencatan senjata dan perundingan, bentrokan kembali pecah sehingga konflik masih dianggap berlanjut.
Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan menyerang Iran 'dengan sangat keras'.
Dari The Guardian, berbicara di Ruang Oval barusan, Trump mengulangi ancamannya bahwa Amerika Serikat akan menghantam Iran dengan sangat keras.
Dia mengatakan bahwa dia telah diberi pengarahan tentang serangan pesawat tak berawak terhadap kapal tanker di lepas pantai Mesir . "Ini sedikit mirip dengan kejadian sebelumnya, tetapi akan segera membaik," kata Trump.
“ Sementara itu, kita akan menyerang mereka dengan sangat keras, karena sekarang giliran kita untuk menyerang mereka ,” kata Trump kepada wartawan. “Mereka tahu itu akan datang.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengatakan Washington akan melihat apakah ada kesepakatan pada suatu saat nanti, " tetapi kami akan menyerang mereka dengan sangat keras ".
Trump juga mengatakan kepada wartawan bahwa ia ingin Kongres menambahkan tarif pada Iran ke dalam undang-undang sanksi Rusia yang sedang didorong oleh senator Lindsey Graham sebelum ia meninggal baru-baru ini.
Saya ingin mereka menambahkan Iran sebagai negara yang dikenakan tarif, bukan hanya sanksi. Saya rasa itu penting. Itulah yang diinginkan Lindsey, karena saya mendengar bahwa mereka mengenakan tarif pada Rusia, tetapi tidak pada lima negara yang berhubungan dengan Iran. Saya ingin melihat tarif pada Iran. Itu akan membuatnya jauh lebih kuat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berikut perkembangan terkini dalam perang yang telah meluas ke Timur Tengah tersebut.
Serangan gabungan AS-Arab Saudi telah menewaskan sedikitnya 20 pejuang Irak dan melukai 32 lainnya dalam serangan di tujuh provinsi di Irak.
Militer AS mengatakan telah memukul mundur total 20 kapal komersial sebagai bagian dari blokade yang diberlakukan kembali terhadap pelabuhan-pelabuhan selatan Iran.
Trump mengancam akan melakukan tindakan balasan setelah Iran menembakkan rudal ke pangkalan AS di Yordania.
Panglima Angkatan Darat Israel, Eyal Zamir, mengatakan pasukannya siap menghadapi kelanjutan kampanye Israel di semua lini saat ia mengunjungi wilayah pendudukan Israel di Lebanon selatan.
Serangan udara Israel yang terpisah telah menewaskan dua orang di Gaza.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!