Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

5.000 KPM Kota Madiun Menerima Bantuan Langsung Tunai Tambahan

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 22:55 WIB | Oleh:
5.000 KPM Kota Madiun Menerima Bantuan Langsung Tunai Tambahan Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Kegiatan pencairan bantuan langsung tunai daerah (BLTD) tahun 2023 tahap empat oleh Pemkot Madiun, Jatim.

Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur (Jatim) menyebutkan sebanyak 5.000 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan langsung tunai (BLT) tambahan yang mulai disalurkan oleh pemerintah pusat. 

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun Heri Suwartono di Madiun, Selasa mengatakan bahwa saat ini proses verifikasi data penerima sedang berlangsung.  

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dicairkan untuk BLT tambahan. Sementara, untuk BLT reguler, sejauh ini berjalan aman dan lancar," ujar Heri.

Menurutnya BLT tambahan yang dicairkan adalah untuk periode Oktober-Desember. Nominalnya tiap KPM mencapai Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan yang disalurkan sekaligus sehingga menerima sebesar Rp900 ribu.  

Ia menegaskan bahwa pemerintah melakukan penyaringan ketat terhadap calon penerima manfaat tersebut. Di sejumlah daerah, banyak penerima bantuan sosial (bansos) yang dicoret karena terindikasi terlibat judi daring (judol) atau memiliki cicilan barang mewah.  

Sebab, data tersebut terhubung dengan sistem nasional telah menyandingkan data dengan PPATK dan instansi lain. Selain itu, data penerima juga disinkronkan dengan aplikasi BKN. Penerima yang diketahui memiliki keluarga berstatus ASN, TNI, atau Polri otomatis dihapus dari daftar. Begitu pula warga yang tercatat melakukan transaksi belanja berlebihan di marketplace.

Di Kota Madiun sendiri, jumlah penerima manfaat yang diblokir tidak sampai 100 orang. Heri menyebut penyesuaian data dilakukan berdasarkan sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).  

Seperti diketahui, pemerintah menggulirkan penambahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai bagian dari kebijakan stimulus ekonomi nasional.

Program tersebut memberikan bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan (Oktober-Desember 2025), yang disalurkan sekaligus senilai Rp900 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM).

Secara nasional, BLT tambahan tersebut ditargetkan menjangkau 35,49 juta keluarga penerima manfaat atau sekitar 140 juta jiwa, dengan asumsi satu keluarga terdiri atas empat anggota.

Sasaran program ditetapkan berdasarkan data desil 1 hingga 4 Sensus Ekonomi Nasional, yang mewakili kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Daerah
BMKG Mendeteksi Lonjakan 4....
Ekonomi
Harga Emas Antam Turun Rp15...

Liverpool Memburu Mbappe Seharga Rp5,1 Triliun

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liverpool Memburu Mbappe Se...
Advertisement
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.