Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPK Sumbar Audit Tata Kelola Keuangan Kota Padang

📅 Kamis, 04 Sep 2025, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPK Sumbar Audit Tata Kelola Keuangan Kota Padang Doc: Antara Foto
Ket. Wali Kota Padang, Fadly Amran (dua dari kiri) menegaskan keterbukaan pemerintah daerah dalam penggunaan keuangan daerah kepada tim BPK RI Perwakilan Sumbar di Padang, Kamis (4/9/2025)

Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Barat melakukan pemeriksaan selama 32 hari ke depan terkait  tata kelola keuangan Pemerintah Kota Padang untuk memastikan penggunaan keuangan daerah transparan, akuntabel dan sesuai aturan .

"Selain menilai sistem pengendalian internal, pemeriksaan ini juga untuk mengidentifikasi risiko dalam pengelolaan belanja daerah," kata Pengendali Teknis I BPK RI Perwakilan Sumbar, Muhammad Ilyas di Padang, Kamis.

Ilyas mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari pemeriksaan pendahuluan kepatuhan atas pertanggungjawaban belanja barang, jasa, serta belanja modal tahun anggaran 2025 di lingkungan Pemko Padang.

BPK menjadwalkan pemeriksaan itu berlangsung selama 32 hari ke depan atau terhitung 4 September hingga 20 Oktober 2025.

Menurut Ilyas, Pemko Padang selalu kooperatif dalam hal pemeriksaan keuangan daerah. Langkah itu juga patut dicontoh daerah lain saat tim BPK RI Perwakilan Sumbar melakukan pemeriksaan tahunan.

"Dengan selalu kooperatif, harapannya Pemko Padang mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) seperti tahun-tahun sebelumnya," ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran menegaskan, keterbukaan pemerintah kota terhadap proses audit yang dilakukan BPK RI Perwakilan Sumbar penting untuk memastikan seluruh penggunaan keuangan daerah berjalan transparan.

Eks Wali Kota Padang Panjang itu mengatakan, pemeriksaan ini juga sejalan dengan program unggulan Padang Amanah, yang menekankan tata kelola pemerintahan bersih dan bebas dari praktik korupsi.

"Pemeriksaan ini bukan sekadar kewajiban, tetapi momentum untuk terus memperkuat tata kelola keuangan yang transparan," ujar dia menegaskan.

Dalam arahannya, Fadly Amran menginstruksikan agar seluruh organisasi perangkat daerah mendukung pemeriksaan atau audit yang dilakukan tim BPK. Sebab, hal ini akan berkaitan langsung dengan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
KKP Pindahkan Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang ke Cirebon, Ada Apa di Baliknya?

KKP Pindahkan Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang ke Cirebon, Ada Apa di Baliknya?

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.