ADB Perkuat Dukungan Program MBG Melalui Pembiayaan Dua Sektor Kunci
📅 Selasa, 22 Jul 2025, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Lombok Tengah - Presiden Asian Development Bank (ADB/Bank Pembangunan Asia) Masato Kanda menyampaikan komitmen pihaknya untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembiayaan pada dua sektor, yakni produksi pangan dan logistik.
“Kami memahami salah satu prioritas Pak Presiden (Prabowo Subianto) adalah program makan bergizi gratis nasional yang kami telah beri dukung dan akan kami tingkatkan melalui dua strategi (pembiayaan),” ujar Masato Kanda saat ditemui di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin malam (21/7).
Ia menuturkan bahwa strategi pertama adalah pembiayaan untuk pengembangan produksi pangan yang lebih efisien dan masif.
“Kami menjalankan berbagai program untuk memodernisasi dan mendorong produksi pangan berlangsung secara efisien, seperti program irigasi di sini (Lombok Tengah),” ucapnya.
Sementara strategi kedua adalah pembiayaan untuk peningkatan infrastruktur dan akses logistik agar penyaluran komoditas pangan bisa dilakukan dengan biaya yang terjangkau, aman, dan efisien.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Contohnya, kami berinvestasi untuk (pembangunan) jalan desa dan dermaga ikan,” kata Masato.
Ia menuturkan bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk menginvestasikan 40 miliar dolar AS (sekitar Rp653,2 triliun) bagi upaya transformasi sistem pangan.
“Tentu saja, Indonesia merupakan salah satu negara terpenting dalam program ini,” ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Masato mengatakan bahwa banyak proyek terkait ketahanan pangan dan energi yang sedang dijalankan pihaknya saat ini maupun yang tengah dipersiapkan dalam pipelines.
“Jadi, kami memiliki banyak proyek untuk mendukung ambisi Indonesia (terkait swasembada pangan dan energi),” imbuhnya.
Masato Kanda berkunjung ke dua proyek infrastruktur yang dibiayai oleh ADB di Lombok Tengah, NTB, pada Senin sore (21/7), yakni program pengelolaan irigasi partisipatif terpadu oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Gede Bongoh dan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) oleh Vena Energy di Sengkol.
Ia dijadwalkan untuk berada di Indonesia hingga Kamis (24/7) untuk menjalani sejumlah agenda, termasuk dijadwalkan untuk bertemu dengan perwakilan pemerintah Indonesia pada Rabu (23/7).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!