Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumut Tata Ulang OPD untuk Tingkatkan Efektivitas Pemerintahan

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 09:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sumut Tata Ulang OPD untuk Tingkatkan Efektivitas Pemerintahan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sumut Dedi Jaminsyah Putra Harahap (kiri) saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (22/10/2025). 

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tengah melakukan penataan ulang struktur organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut guna meningkatkan efektivitas pemerintahan. 

"Saat ini, Bapak Gubernur sedang menata kembali struktur organisasi sesuai kebutuhan masyarakat agar kinerja pemerintahan semakin meningkat," ujar Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (22/10). 

Selain meningkatkan efektivitas pemerintahan secara menyeluruh, lanjut dia, langkah ini juga untuk optimalisasi kinerja jajaran OPD di lingkungan Pemprov Sumut.

Kemudian, menyesuaikan struktur dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2025–2030 yang difokuskan kepada perbaikan tata kelola pemerintahan.

"Penataan ini sejalan visi misi Gubernur, khususnya poin peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik. Restrukturisasi ini juga telah mendapat rekomendasi Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri)," jelas Dedi.

Pihaknya merinci perubahan penting struktur OPD di lingkungan Pemprov Sumut, di antaranya pemisahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menjadi ‎Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, Cipta Karya, dan Tata Ruang.

Untuk bidang Sumber Daya Air akan berdiri sendiri sebagai dinas baru, dan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).

"Unit Cipta Karya dan Tata Ruang beralih fungsi, sementara urusan Perumahan dan Permukiman akan menjadi salah satu fokus utama," tuturnya.

Di sisi lain, papar dia, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura akan digabungkan dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan menjadi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

"Pemisahan dan penggabungan ini didasari oleh isu strategis nasional dan daerah, seperti kedaulatan pangan dan ketahanan air. Sungai-sungai besar serta lahan persawahan luas di Sumut memerlukan penanganan khusus," tegas Dedi.

Ia juga mengingatkan, penggabungan beberapa OPD di lingkungan Pemprov Sumut ini juga ditujukan untuk efisiensi anggaran maupun efektivitas pelaksanaan program kerja.

Mengingat, lanjut dia, sebagian fungsi pembinaan perkebunan dan peternakan kini telah dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Menurutnya, penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru ini akan dirampungkan dalam waktu dekat.

Saat ini seluruh dokumen dan rekomendasi terkait penataan SOTK baru ini tengah difinalisasi oleh Biro Organisasi bekerja sama dengan Kemendagri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.