Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Gaza Kembali ke Rumah, Sambut Harapan di Tengah Puing-puing

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 18:45 WIB | Oleh:
Warga Gaza Kembali ke Rumah, Sambut Harapan di Tengah Puing-puing Doc: AFP/EYAD BABA

NEW YORK - Setelah gencatan senjata diberlakukan di Jalur Gaza, warga Palestina yang mengungsi kembali bergerak ke wilayah utara, menurut para aktivis kemanusiaan PBB pada Jumat (10/10).

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) mengatakan tank-tank Israel telah memblokade Jalan Al Rashid di sepanjang pesisir setelah orang-orang berusaha untuk bergerak ke utara, menyusul kabar gencatan senjata yang akan diberlakukan.

"Beberapa orang yang telah berhasil mencapai Kota Gaza melaporkan bahwa mereka tiba dan mendapati rumah mereka telah rusak parah," kata OCHA.

Kantor itu mengatakan bahwa PBB dan para mitra kemanusiaannya siap untuk segera meningkatkan upaya tanggap kemanusiaan.

"Setelah dua tahun perang, rehabilitasi infrastruktur di Gaza sangat dibutuhkan untuk memungkinkan pemulihan," kata OCHA.

Kantor itu mengimbau semua pemimpin yang mendukung gencatan senjata untuk membantu mengamankan kondisi agar dapat melaksanakan operasi kemanusiaan tanpa hambatan.

OCHA juga mengatakan bahwa semua pihak yang terlibat konflik harus memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan yang cepat dan tanpa hambatan bagi warga sipil yang membutuhkan.

"Bantuan harus mengalir dalam skala besar agar PBB dan mitra-mitranya dapat menjangkau semua orang yang membutuhkan dan meringankan penderitaan masyarakat," kata mereka.

Stephane Dujarric, Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan bahwa diskusi sedang berlangsung dengan Israel untuk mendapatkan kejelasan tentang apa yang dapat dibawa oleh PBB dan para mitranya ke Gaza, seberapa banyak, dan melalui jalur mana.

"Apa yang telah berubah secara dramatis dari kemarin hingga hari ini [9 hingga 10 Oktober] adalah kenyataan bahwa serangan tampaknya telah dihentikan," ujar Dujarric, seraya menambahkan bahwa saat ini lebih aman bagi para pekerja kemanusiaan untuk beroperasi.

"Kami sedang berupaya membenahi sistem," kata dia. "Kami mencoba untuk mendorong. Kami mencoba untuk mendapatkan semua bantuan yang ada di dalam saluran dan siap untuk masuk, untuk disalurkan."

Para aktivis kemanusiaan PBB pada 3 Oktober mengatakan bahwa sekitar 170.000 metrik ton bantuan dan pasokan sedang dalam proses pengiriman. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Megapolitan
Petugas KAI Services Bekuk ...
Nasional
Hingga Juli 2026 Pelanggan ...
Megapolitan
PT KAI Siapkan 1.232 Hunian...
Luar Negeri
NASA Ungkap Pola Arus Laut ...
Rona
Harrison Ford Kembali Jadi ...

Polda Jatim Dalami Motif Pelempar Bom Molotov ke Pos Lantas

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Polda Jatim Dalami Motif Pe...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.