Gulkarmat Jaktim Latih Warga di Lingkungan Permukiman
📅 Rabu, 10 Jun 2026, 15:58 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA -- Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan permukiman melalui kegiatan simulasi penanggulangan kebakaran.
"Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu di lingkungan permukiman," kata Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid di Jakarta, Rabu.
Sebanyak 60 warga RW 04, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulo Gadung, mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran tersebut. Simulasi itu tidak hanya memberikan pemahaman teori kepada warga, tetapi juga melibatkan peserta secara langsung dalam praktik penanganan kebakaran.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memiliki kemampuan dasar dalam merespons kejadian darurat sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
"Simulasi dilakukan dengan skenario kebakaran rumah yang dibuat menggunakan material kayu, papan, dan tripleks hingga proses evakuasi korban. Warga tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pemadaman api," jelas Wahid.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pelaksanaannya, simulasi tersebut mencakup gladi rencana operasi penanggulangan kebakaran yang dirancang menyerupai kondisi nyata. Warga diajak memahami tahapan penanganan kebakaran, mulai dari deteksi awal, pelaporan kejadian, proses evakuasi, hingga upaya pemadaman api menggunakan peralatan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang sebelumnya telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada masyarakat.
Menurut Wahid, pemahaman mengenai penggunaan APAR sangat penting karena alat tersebut menjadi salah satu sarana utama untuk mengendalikan api pada tahap awal sebelum kebakaran meluas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami mensimulasikan penggunaan APAR dan memadukannya dengan skenario kebakaran. Masyarakat yang sudah mendapatkan edukasi langsung diajak mempraktikkan cara memadamkan api," ujar Wahid.
Tak hanya berfokus pada teknik pemadaman, kegiatan itu juga memberikan pembekalan terkait cara berkomunikasi dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.
Wahid menyebutkan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung proses penanggulangan kebakaran. Respons cepat dari warga, terutama pada tahap awal kejadian, dapat membantu meminimalisir risiko kerugian material maupun korban jiwa.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga akses jalan lingkungan tetap terbuka. Kebiasaan memarkir kendaraan di badan jalan pun dinilai dapat menghambat pergerakan armada pemadam kebakaran saat terjadi keadaan darurat.
Untuk mendukung kelancaran simulasi, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran, 30 personel, serta enam unit APAR yang digunakan dalam sesi praktik.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapsiagaan lingkungan, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur juga menyerahkan lima tabung APAR kepada pengurus RW untuk dijadikan inventaris dan dapat dimanfaatkan apabila terjadi keadaan darurat di wilayah tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!