Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pantas Bandung Zoo Kacau, Ternyata Banyak Dana Dikorupsi. Terdakwa Malah Menggugat Wali Kota Bandung

5 Selasa, 23 Sep 2025, 15:09 WIB | Oleh:
Pantas Bandung Zoo Kacau, Ternyata Banyak Dana Dikorupsi. Terdakwa Malah Menggugat Wali Kota Bandung Pantas Bandung Zoo Kacau, Ternyata Banyak Dana Dikorupsi. Terdakwa Malah Menggugat Wali Kota Bandung Doc: ant
Ket. bandung zoo

BANDUNG – Kejahatan manusia menghancurkan banyak binatang. Itulah yang terjadi di Bandung Zoo. Kini masalah tambah pelik karena enam orang, termasuk para terdakwa korupsi Bandung Zoo menggugat Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat. Mereka menggugat ke pengadilan setelah gugatan sebelumnya dicabut.

Berdasarkan informasi perkara Pengadilan Negeri Bandung yang dipantau di Bandung, Selasa, gugatan dilayangkan enam orang. Mereka adalah Raden Bisma Bratakoesoema, Nina Kurnia Hikmawati, Mohamad Ariodillah, Sri Rejeki, Sri, dan Gantira Bratakusuma.

Raden Bisma Bratakoesoema diketahui tengah menjalani persidangan untuk kasus korupsi Bandung Zoo. Dalam dokumen itu juga disebutkan ada penggugat bernama Sri yang namanya sangat identik dengan salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi Bandung Zoo yakni Sri Devi.

Gugatan ini didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada Senin (22/9), dengan klasifikasi perkara perbuatan melawan hukum. Selain Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, keenam penggugat itu juga melayangkan gugatan pada Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kota Bandung, dan Kementerian Kehutanan sebagai turut tergugat dalam berkas ini.

Dalam dokumen tersebut, lengacara atau kuasa hukum dari keenam penggugat adalah Kahfi Purwana Graha, sementara majelis hakim, panitera, hingga juru sita juga belum ada penunjukan. Sidang perdana atas gugatan ini, telah dijadwalkan pada pekan pertama Oktober 2025 mendatang. "Sidang pertama pada Selasa 7 Oktober 2025, di Ruangan Mudjono," tulis dokumen itu.

Untuk biaya perkara, dalam dokumen tersebut telah masuk panjar biaya perkara sebesar Rp1.157.500 dengan Rp180.000 telah digunakan untuk biaya pendaftaran, pemberkasan, biaya Panggilan Tergugat/Terlawan/Pelawan/Iklan/Radio/Pengumuman, pemanggilan tergugat, pemanggilan penggugat dan ATK.

Sebelumnya, keenam orang ini melayangkan gugatan juga pada Farhan dengan nomor perkara 377/Pdt.G/2025/PN Bdg, dan telah dicabut pada Kamis (18/9) lalu. Majelis hakim yang terdiri dari Yogi Arsono (ketua), Agus Komarudin (anggota) dan Gatot Ardian Agustriono (anggota) dalam perkara tersebut dalam putusannya menetapkan untuk mengabulkan permohonan pencabutan gugatan dari para penguggat.

Kemudian memerintahkan kepada Panitera Pengadilan Negeri Bandung untuk mencoret perkara gugatan Nomor 377/Pdt.G /2025/PN Bdg tersebut dari Daftar Buku Register Perkara yang sedang berjalan. "Serta menghukum para penggugat secara tanggung renteng untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp311.500," tulis putusan itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...

Indikasi Perbuatan Makar

42 menit yang lalu | Ones

Nasional
Indikasi Perbuatan Makar

Korut Enggan Berdialog Kembali dengan AS

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut Enggan Berdialog Kemb...
Luar Negeri
Polusi Udara di New Delhi K...

Menlu Tailan akan Kunjungi Myanmar

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Menlu Tailan akan Kunjungi ...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.