Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

CKG Digelar di Lapas Cipinang, Upaya Deteksi Dini Penyakit Warga Binaan

📅 Senin, 10 Agu 2026, 14:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
CKG Digelar di Lapas Cipinang, Upaya Deteksi Dini Penyakit Warga Binaan Doc: ANTARA
Ket. Warga binaan mengikuti cek kesehatan gratis di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur, Senin (10/8/2026).

JAKARTA - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur melaksanakan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)  di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Senin (10/8). Upaya mendeteksi kondisi kesehatan sekaligus potensi penularan tuberkulosis (TBC) di kalangan warga binaan.

"Kebetulan hari ini ada kegiatan dari Lapas Cipinang dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI. Kita diberikan kesempatan untuk menggabungkan kegiatan dalam rangka CKG, cek kesehatan gratis yaitu skrining Tuberkolosis," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Arief Wahyudhy di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Senin.

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut sekaligus menjadi upaya untuk mendeteksi secara dini potensi penularan TBC di lingkungan warga binaan.

Menurut Arief, pelaksanaan kegiatan melibatkan sejumlah petugas kesehatan dari jajaran Dinas Kesehatan maupun Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur.

Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan dari klinik dan rumah sakit yang berada di lingkungan sekitar Lapas Cipinang.

"Kalau kami mengoordinir petugas untuk menskrining TBC dan CKG yang terintegrasi bersama jajaran Dinas Kesehatan atau Sudin sekitar 20 orang, dibantu juga dengan klinik dan rumah sakit di sini, jadi total 31 orang," jelas Arief.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan kesehatan dilakukan di lima lokasi khusus yang telah dijadwalkan. Setiap lokasi menargetkan sebanyak 200 orang untuk mengikuti pemeriksaan.

Dengan demikian, terdapat sekitar 1.000 orang yang menjadi sasaran pemeriksaan dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, Arief menjelaskan, integrasi antara CKG dan skrining TBC penting dilakukan karena dapat membantu petugas kesehatan mengetahui kondisi kesehatan warga binaan sekaligus mengidentifikasi potensi penularan penyakit TBC secara lebih dini.

"Dengan CKG yang terintegrasi TBC ini kita bisa mengetahui potensi penularan TBC ada di mana," ucap Arief.

Apalagi, warga binaan juga memiliki hak untuk memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan, sehingga mengetahui kondisi kesehatannya secara lebih menyeluruh.

"Warga binaan juga memperoleh hak untuk melakukan cek kesehatan gratis dan juga skrining TBC ini agar semua bisa dideteksi secara lebih lagi," ujar Arief.

Adapun skrining TBC menjadi perhatian karena penyakit tersebut masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang perlu dikendalikan, termasuk di wilayah Jakarta Timur.

Arief berharap, deteksi dini TBC dapat mencegah terjadinya penularan lebih luas, terutama di lingkungan yang memiliki tingkat interaksi dan kepadatan tinggi seperti lembaga pemasyarakatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Daerah
Jaga Harga Pangan, Bulog NT...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.