Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Kian Dilirik Dunia, Ini yang Membuat Citra Negeri Tirai Bambu Menguat

📅 Senin, 10 Agu 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Kian Dilirik Dunia, Ini yang Membuat Citra Negeri Tirai Bambu Menguat Doc: Antara
Ket. Seorang staf melatih robot untuk menyortir berbagai barang di Maniformer, sebuah platform layanan data kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) fisik, di Shanghai, Tiongkok timur, (5/8).

Beijing - Persepsi positif terhadap Tiongkok di sejumlah negara terus meningkat, bahkan mulai melampaui Amerika Serikat (AS). Di Kanada, misalnya, tingkat persepsi positif terhadap Tiongkok mencapai 44 persen pada musim semi 2026, dibandingkan 33 persen untuk AS.

Perubahan serupa terlihat dalam survei Pew Research Center terhadap 42.151 responden di 36 negara. Tiongkok dipandang lebih positif daripada AS di 25 negara. Pergeseran tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya keinginan masyarakat dunia terhadap kemitraan yang lebih stabil, dapat diprediksi, dan berorientasi pada pembangunan bersama.

Daya tarik Tiongkok antara lain ditopang pencapaian pembangunan dalam negeri. Selama lebih dari empat dekade, Tiongkok disebut telah mengangkat hampir 800 juta penduduk dari kemiskinan, membangun jaringan kereta cepat terbesar di dunia, serta menjadi kekuatan manufaktur dan pemimpin dalam kendaraan listrik, energi terbarukan, serta layanan digital.

Rekam jejak tersebut membuat pengalaman pembangunan Tiongkok semakin banyak dipelajari negara lain, terutama yang menghadapi tantangan serupa dalam membangun infrastruktur, menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, dan mengembangkan teknologi.

Di tingkat internasional, kerja sama Tiongkok juga semakin terlihat melalui pembangunan infrastruktur dan pengembangan teknologi. Sejumlah proyek seperti Kereta China-Laos, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, dan Pelabuhan Chancay di Peru menjadi contoh kerja sama yang dapat dirasakan secara langsung.

Tiongkok juga memperluas kerja sama ke bidang kecerdasan buatan (AI). Dalam World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai, Tiongkok mengumumkan 5.000 peluang pelatihan AI bagi negara-negara berkembang selama lima tahun ke depan serta bergabung dengan 28 negara lain dalam pembentukan World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO).

Keterbukaan Tiongkok terhadap wisatawan asing turut memperkuat interaksi dengan masyarakat dunia. Kebijakan transit bebas visa hingga 240 jam bagi wisatawan dari 55 negara membuat semakin banyak pengunjung melihat langsung perkembangan transportasi, pembayaran digital, teknologi, hingga kehidupan sehari-hari di Tiongkok.

Selain pembangunan dan teknologi, budaya populer turut memperkenalkan citra Tiongkok modern melalui film animasi Ne Zha 2 dan gim Black Myth: Wukong, sementara Festival Musim Semi yang ditetapkan UNESCO semakin meningkatkan visibilitas budaya Tiongkok di dunia.

Sementara itu, data ekonomi Juli 2026 menunjukkan aktivitas ekonomi Tiongkok masih tumbuh stabil. Pembayaran konsumsi luring meningkat 2,2 persen secara tahunan, sedangkan investasi manufaktur mutakhir melonjak 73,1 persen. Jumlah paten terkait industri strategis juga meningkat 10,7 persen, dengan paten kecerdasan buatan melonjak 60 persen.

Peneliti Pusat Informasi Negara Tiongkok Xing Yuguan mengatakan pemulihan konsumsi semakin meluas, sementara aktivitas di sektor semikonduktor, material baru, kecerdasan digital, dan AI terus berkembang. Kondisi tersebut dinilai memperkuat peralihan ekonomi Tiongkok dari sumber pertumbuhan lama menuju sektor-sektor baru berbasis teknologi dan inovasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Advertisement
Shin Tae-yong Jumawa Persija Hanya Pakai Kekuatan 50% saat Kalahkan Borneo, Awas Kesandung Coach!

Shin Tae-yong Jumawa Persija Hanya Pakai Kekuatan 50% saat Kalahkan Borneo, Awas Kesandung Coach!

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.