Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Investasi dan Ekspor agar Ekonomi RI Kompetitif

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perkuat Investasi dan Ekspor agar Ekonomi RI Kompetitif Doc: afp
Ket. Proyeksi 2026 - Ruang Ekspansi Makin Terbatas, IMF dan Bank Dunia Revisi Ekonomi RI

» Kuatnya permintaan domestik dan belanja infrastruktur jadi penopang utama stabilitas ekonomi di Asia Tenggara.

» Pemerintah dinilai belum mengeluarkan kebijakan yang meyakinkan publik dan dunia usaha.

JAKARTA - Dana Moneter International atau International Monetary Fund (IMF) kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2026 menjadi 5 persen. Proyeksi tersebut lebih rendah ketimbang laporan IMF pada Januari lalu yang memprediksi ekonomi Indonesia akan mencatatkan pertumbuhan 5,1 persen.

Dalam laporan yang dipublikasikan pada 14 April 2026 tersebut, IMF memproyeksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1 persen pada 2027 mendatang. Revisi terhadap prospek ekonomi Indonesia itu juga sejalan dengan proyeksi IMF terhadap pertumbuhan ekonomi global yang melambat menjadi 3,1 persen pada 2026. Revisi itu karena dipengaruhi pecahnya perang di Timur Tengah tahun ini usai perekonomian sempat bertahan dengan ujian hambatan perdagangan tahun lalu.

“Dengan asumsi konflik tetap terbatas dari sisi durasi dan cakupan, pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan melambat menjadi 3,1 persen pada 2026 dan 3,2 persen pada 2027.” sebut IMF dalam laporannya, dikutip Rabu (15/4).

Selain IMF, Bank Dunia juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen pada2026. Angka itu lebih rendah jika dibandingkan dengan proyeksi Bank Dunia pada Oktober 2025 karena pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 4,8 persen.

Dalam laporan World Bank berjudul East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026 menyebutkan, perlambatan tersebut dipengaruhi oleh tekanan eksternal, terutama kenaikan harga minyak global serta meningkatnya sentimen kehati-hatian investor di pasar keuangan internasional (risk-off sentiment).

Sementara Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh stabil 5,2 persen pada 2026 dan 2027.

Dalam laporan Asian Development Outlook April 2026: The Middle East Conflict Challenges Resilience in Asia and The Pacific terungkap bahwa di tengah memanasnya konflik Timur Tengah, ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, tetap stabil.

“Kuatnya permintaan domestik dan belanja infrastruktur menjadi penopang utama stabilitas ekonomi di kawasan Asia Tenggara,” sebut laporan ADB.

Menanggapirevisi proyeksi ekonomi tersebut, .Direktur Masyarakat Ekonomi Politik Indonesia (MEPI), Iyuk Wahyudi, menilai revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh IMF menjadi 5 persen pada 2026 mencerminkan meningkatnya tekanan eksternal yang perlu diantisipasi secara serius oleh pemerintah.

Ia mengatakan, penurunan proyeksi dari sebelumnya 5,1 persen menunjukkan bahwa ruang ekspansi ekonomi Indonesia semakin terbatas, terutama akibat ketidakpastian global yang dipicu konflik geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia.

Menurut Iyuk, dalam situasi pertumbuhan global yang diproyeksikan melambat ke level 3,1 persen, Indonesia tidak bisa lagi hanya mengandalkan konsumsi domestik sebagai penopang utama, melainkan perlu memperkuat investasi dan ekspor agar tetap kompetitif.

Pemerintah jelas Iyuk perlu menjaga stabilitas fiskal dan konsistensi kebijakan agar kepercayaan investor tidak tergerus di tengah dinamika global yang cenderung fluktuatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.