Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Daging Sapi Melambung Menjelang Tujuh Belasan

📅 Senin, 10 Agu 2026, 12:15 WIB | Oleh:
Harga Daging Sapi Melambung Menjelang Tujuh Belasan Doc: ist
Ket. harganya meningkat

JAKARTA  - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI, harga sejumlah komoditas naik, termasuk daging. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan harga rata-rata secara nasional komoditas daging sapi berada di atas harga acuan penjualan (HAP) tingkat konsumen pada minggu pertama Agustus 2026.

Dalam Rapat Koordinasi Inflasi Daerah, yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin, ia mengatakan harga rata-rata daging sapi secara nasional pada minggu pertama Agustus 2026 mencapai Rp143.737 per kilogram, sedangkan HAP-nya ditetapkan sebesar Rp140.000 per kilogram.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian meskipun jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging sapi hanya 56 daerah.

"Daging sapi ini yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena secara nasional rata-rata harga daging sapi pada Minggu 1 Agustus 2026 ini sudah di atas HAP," ujar Amalia.

Selain kondisi harga secara nasional, kata Amalia, terdapat sejumlah kabupaten/kota yang mencatat harga daging sapi di atas HAP sekaligus masih mengalami kenaikan IPH.

Sebagai contoh, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, harga daging sapinya sudah 17,86 persen di atas HAP. Namun di daerah tersebut, IPH daging sapi juga masih mengalami kenaikan sebesar 7,51 persen, sehingga harga rata-rata mencapai Rp165.000 per kilogram.

"Contoh kedua adalah Kabupaten Melawi harga sapinya sudah 28,6 persen di atas HAP dan saat ini sudah menyentuh Rp180.000 per kilogram," katanya.

Terdapat sejumlah daerah lainnya yang juga menunjukkan kondisi serupa seperti Kabupaten Kutai Kartanegara harga daging sapinya tercatat Rp157.333 per kilogram atau 12,38 persen di atas HAP dan kenaikan IPH-nya 4,33 persen.

Selain itu, Kota Sungai Penuh, Jambi, harga daging sapinya tercatat Rp149.000 per kilogram atau 6,43 persen di atas HAP dan kenaikan IPH-nya 2,75 persen.

Menurut Amalia, kondisi tersebut perlu dicermati pemerintah daerah mengingat harga daging sapi secara nasional telah berada di atas HAP. Pengendalian harga perlu dilakukan terutama di daerah yang masih mencatat kenaikan IPH dan memiliki level harga yang tertinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Melawan Antroposentrisme, A...

Belarus Anggap BRICS Bukan Tandingan PBB

49 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Belarus Anggap BRICS Bukan ...
Advertisement
Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.