Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

4.000 Pemulung Bantargebang Dapat BPJS Ketenagakerjaan, 2.000 Lainnya Masih Menunggu

📅 Senin, 10 Agu 2026, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
4.000 Pemulung Bantargebang Dapat BPJS Ketenagakerjaan, 2.000 Lainnya Masih Menunggu Doc: Antara
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di RDF Rorotan, Jakarta Utara, Senin (10/8).

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan sebanyak 4.000 pemulung di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pramono mengatakan perlindungan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Ketenagakerjaan.

"Ada sejumlah 4.000 pemulung yang ada di Bantargebang yang kita daftarkan. Sebenarnya sudah dari tahun 2017 yang lalu," kata Pramono saat ditemui di RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara, Senin (10/8).

Namun, jumlah pemulung di kawasan Bantargebang diperkirakan mencapai sekitar 6.000 orang. Karena itu, Pramono meminta Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta segera mendata sekitar 2.000 pemulung yang belum memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya akan minta kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk mendata, terutama yang berkaitan dengan pekerja pemulung yang ada di Bantargebang. Jadi tetap kita membuka diri untuk itu," ujarnya.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan pekerja informal, termasuk pemilah sampah, dapat memperoleh perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Berdasarkan PP Nomor 50 Tahun 2025, pekerja yang memenuhi ketentuan memperoleh potongan 50 persen untuk iuran JKK dan JKM. Dengan demikian, iuran yang semula Rp16.800 menjadi Rp8.400 per bulan.

"Teman-teman mendapatkan diskon 50 persen iuran jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian," kata Yassierli.

Persoalan perlindungan pemulung di Bantargebang sebelumnya menjadi sorotan Greenpeace Indonesia dan The SMERU Research Institute. Hasil riset pada September 2025 menunjukkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pemulung di kawasan tersebut belum sepenuhnya inklusif.

Peneliti The SMERU Research Institute Annabel Noor Asyah mengatakan tidak semua pemulung tergabung dalam Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), sementara pemulung yang telah tergabung dalam komunitas tersebut pun belum seluruhnya memperoleh BPJS Ketenagakerjaan.

Berdasarkan data IPI, terdapat sedikitnya 6.360 pemulung di TPST Bantargebang. Jumlah tersebut bahkan diperkirakan bisa mencapai 10.000 orang.

Selain persoalan jaminan sosial, riset tersebut juga menemukan masih minimnya alat pelindung diri (APD) bagi pemulung serta keterbatasan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.

Di sisi lain, kontribusi pemulung dalam mengurangi sampah di Bantargebang cukup besar. Dengan asumsi satu pemulung mengumpulkan 1–2 kuintal sampah per hari, sebanyak 6.360 pemulung berpotensi mengurangi sekitar 636 ton sampah setiap hari.

Jumlah itu menjadi signifikan karena DKI Jakarta menghasilkan sekitar 7.000 ton sampah per hari yang diangkut ke TPST Bantargebang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival

Konser angklung kolosal di Solo

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Konser angklung kolosal di ...

Festival Tari Dug Dug Der di Semarang

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival Tari Dug Dug Der d...

Pemkot Bogor beri Bantuan Kursi Roda untuk 38 Warga

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor beri Bantuan K...

Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Pengemb...
Nasional
Istilah Pemulung Akan Digan...
Kado HUT ke-81 RI, Naik Transportasi Umum Milik Pemprov DKI Cuma Rp1 pada 17 Agustus

Kado HUT ke-81 RI, Naik Transportasi Umum Milik Pemprov DKI Cuma Rp1 pada 17 Agustus

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.