Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Papua Akan Andalkan Kopi sebagai Pendongkrak Ekonomi Lokal

📅 Senin, 10 Agu 2026, 12:20 WIB | Oleh:
Papua Akan Andalkan Kopi sebagai Pendongkrak Ekonomi Lokal Doc: ist
Ket. makin dicari orang

JAYAPURA – Gaya hidup orang banyak mendatangi kafe-kafe. Ini peluang bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua untuk mengembangkan kopi. Maka, bersama Bank Indonesia (BI) setempat, Papua terus fokus meningkatkan produktivitas dan hilirisasi kopi Papua guna memperluas akses pasar serta meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha di daerah itu.

Asisten Bidang Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah Papua Suzana Wanggai di Jayapura, Senin, mengatakan pengembangan kopi Papua harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem perkopian.

"Pada Minggu (9/8) kami telah melakukan penutupan Festival Kopi (Feskop) Papua 2026, di mana setelah kegiatan ini harus ada keberlanjutan melalui peningkatan produktivitas, inovasi, hilirisasi dan perluasan akses pasar," katanya.

Menurut Suzana, pengembangan kopi Papua harus terus diarahkan pada peningkatan produktivitas dan kualitas produk, termasuk melalui inovasi serta hilirisasi, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani dan pelaku usaha.

"Karena itu, kami tidak dapat bekerja sendiri semua pihak harus bersama-sama agar kopi Papua dapat terus berkembang dan dikenal secara lebih luas secara berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Warsono mengatakan Feskop 2026 merupakan program strategis yang mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya UMKM kopi sebagai salah satu komoditas unggulan Papua.

"Feskop menjadi ruang perjumpaan dan kolaborasi bagi seluruh ekosistem kopi Papua, mulai dari petani, pelaku UMKM, roaster, barista, komunitas, lembaga keuangan, pemerintah hingga masyarakat sebagai konsumen," katanya.

Menurut Warsono, oleh sebab itu pada pelaksanaan Feskop selama tiga hari juga memberikan ruang bagi petani dan pelaku usaha kopi untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat dan pasar yang lebih luas.

"Untuk itu melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha dan petani diharapkan memperoleh peluang baru untuk memperluas pasar serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perkopian," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.