Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendikdasmen Jenguk Murid SMKN 1 Cileungsi Korban Atap Roboh

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 18:07 WIB | Oleh:
Mendikdasmen Jenguk Murid SMKN 1 Cileungsi Korban Atap Roboh Doc: ANTARA/Hana Kinarina
Ket. Mendikdasmen Abdul Mu'ti (kanan) menjenguk sejumlah murid SMKN 1 Cileungsi yang menjadi korban luka akibat musibah atap roboh di Rumah Sakit Radjak Hospital Cileungsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Kamis (11/9).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menjenguk sejumlah murid yang menjadi korban luka akibat musibah atap roboh yang terjadi di SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada beberapa hari lalu.

Mu'ti mengatakan pihaknya turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi dan meminta para murid dan keluarga yang menjadi korban untuk tetap sabar dan ikhlas menerima musibah yang terjadi.

“Adik dan ibu yang sabar ya, tetap semangat. Jangan lupa berdoa ya biar diberikan kesehatan. Gapapa ya nanti sembuh, bisa praktik kerja lapangan (PKL) lagi ya. Jangan lupa doa biar diberi kesembuhan,” ujar Mendikdasmen Mu'ti di Rumah Sakit Radjak Hospital Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/9).

Pada kesempatan itu, pihaknya juga memberikan uang santunan kepada para murid yang menjadi korban, serta berjanji akan memberikan pendampingan dukungan psikososial, sehingga mereka dapat kembali mengikuti kegiatan pembelajaran dengan aman dan nyaman.

Sementara untuk bangunan yang rusak, Mu'ti menerangkan pihaknya melalui Direktorat SMK telah mengalokasikan anggaran perbaikan sebesar Rp2 miliar guna memperbaiki tiga bangunan.

Proses perbaikan tersebut akan masuk Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang pendidikan, sehingga perbaikan SMKN 1 Cileungsi ditargetkan selesai sebelum 15 Desember dengan skema pembangunan swakelola.

“Untuk sekolah yang rusak akan segera kami perbaiki dengan anggaran tahun 2025. Kami harapkan pada pertengahan bulan Desember tahun ini kegiatan pembangunan sudah dapat diselesaikan, sehingga anak-anak dapat belajar sebagaimana biasa,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Sebelumnya, pada Selasa (9/9), SMKN 1 Cileungsi mengalami musibah atap roboh pada pukul 09.15 WIB saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar, termasuk sosialisasi sertifikasi keahlian kerja bagi murid kelas 12.

Setelah musibah tersebut, pihak sekolah mencatat sebanyak 30 murid mengalami luka ringan-sedang, dengan beberapa murid sudah mendapatkan perawatan dan beberapa murid lainnya masih dalam perawatan di Rumah Sakit Radjak Hospital Cileungsi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Atasi Banjir, Pemkot Suraba...
Luar Negeri
Babak Baru Lebanon:  400.00...
Luar Negeri
Telepon Putin, Trump Tawark...

Era Teknologi Memerlukan SDM Tangguh Urusan Digital

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Era Teknologi Memerlukan SD...
Gol Penalti Kylian Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Gol Penalti Kylian Mbappe ke Gawang Paraguay Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

05 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.