Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Merasa Gagal, Joao Angelo Dirut Anak Perusahaan Danantara Mundur Hanya 6 Bulan Menjabat, Ungkap Alasan Pedas soal Pangan dan Birokrasi

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 09:29 WIB | Oleh:
Merasa Gagal, Joao Angelo Dirut Anak Perusahaan Danantara Mundur Hanya 6 Bulan Menjabat, Ungkap Alasan Pedas soal Pangan dan Birokrasi Doc: Antara
Ket. Joao Angelo De Sousa Mota Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara mudur hanya 6 bulan menjabat

JAKARTA - Dunia BUMN kembali dihebohkan dengan kabar mengejutkan. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin (11/8/2025), hanya enam bulan setelah ia duduk di kursi pucuk pimpinan. 

Perusahaan ini berada di bawah holding BUMN Danantara, yang bergerak di sektor pangan strategis.

Langkah ini sontak memicu tanda tanya besar. Apa yang membuat seorang pimpinan baru, yang dipercaya langsung oleh negara, memilih mundur begitu cepat?

Dalam konferensi pers di Jakarta, Joao dengan nada berat mengaku merasa gagal memenuhi ekspektasi. 

Ia menilai dirinya belum mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional, khususnya bagi para petani yang menjadi ujung tombak sektor pangan.

“Oleh karena itu, kami dengan sangat menyesal mohon maaf kepada seluruh warga negara, khususnya para petani, serta kepada negara dan presiden yang sudah mempercayakan jabatan ini,” ujar Joao.

Menurutnya, masalah pangan di Indonesia adalah isu yang sangat serius dan mendesak. 

Namun, upaya percepatan reformasi sektor pertanian yang ia rancang justru tersendat karena kurangnya dukungan maksimal dari para pemangku kepentingan, termasuk soal pendanaan. 

“Sampai hari ini kami tidak mendapatkan dukungan penuh untuk melaksanakan langkah-langkah yang sudah disiapkan, termasuk dukungan anggaran,” tegasnya.

Joao, yang berasal dari dunia usaha swasta, mengaku terbiasa bekerja cepat dan efisien. 

Perbedaan kultur kerja dengan birokrasi pemerintahan membuatnya sulit mengeksekusi program-program prioritas. 

“Bagi saya, birokrasi yang berbelit membuat proses yang seharusnya cepat menjadi sangat lambat. Ini bertolak belakang dengan kebutuhan di sektor pangan yang butuh tindakan segera,” tambahnya.

Surat pengunduran diri Joao disampaikan secara resmi kepada Danantara Indonesia dan diterima di tingkat manajemen. 

Sesuai prosedur, ia masih akan menjalankan tugas selama 30 hari ke depan. Namun, ia tidak lagi memiliki kewenangan untuk menandatangani dokumen resmi perusahaan terhitung sejak surat itu diajukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

50 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.