Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dana Operasional RT/RW di Jakarta Cair Mulai Oktober 2025, Pramono Teken Aturan Resminya

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 11:00 WIB | Oleh:
Dana Operasional RT/RW di Jakarta Cair Mulai Oktober 2025, Pramono Teken Aturan Resminya Doc: Koran Jakarta / Paundra Zakirulloh

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa pencairan dana operasional untuk Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) akan dimulai pada bulan Oktober 2025. Kepastian ini disampaikan usai Pramono menandatangani seluruh aturan terkait pencairan dana tersebut.

“Jadi dana operasional untuk RT/RW saya sudah tanda tangan. Nanti saya umumkan pada saat berlakunya, mudah-mudahan bulan Oktober,” kata Pramono.

Meski demikian, ia belum membeberkan secara rinci berapa besar dana yang akan diterima masing-masing RT dan RW.

Saat masa kampanye Pilkada Jakarta 2024, Pramono bersama wakilnya Rano Karno pernah menjanjikan adanya peningkatan signifikan terhadap dana operasional perangkat kewilayahan tersebut. Dalam sebuah wawancara di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 3 September 2024, Pramono menyampaikan rencananya untuk menggandakan dana tersebut.

“Di era kepemimpinan kami kalau diberikan kesempatan, yang namanya biaya operasional untuk RT bisa di-double-kan jadi Rp 4 juta, RW jadi Rp 5 juta,” ucap Pramono kala itu.

Ia menyebut angka sebelumnya hanya sebesar Rp 2 juta untuk RT dan Rp 2,5 juta untuk RW.

Dengan total RT dan RW di Jakarta yang mencapai 30.900, jika kenaikan ini direalisasikan, maka anggaran yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp 68 miliar per bulan. Namun, Pramono meyakini anggaran tersebut masih tergolong rasional, terlebih jika dibandingkan dengan kapasitas fiskal Jakarta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) yang mencapai Rp 86 triliun per tahun.

“Angka itu masih masuk akal,” tegas Pramono.

Ia mengisyaratkan bahwa peningkatan dana operasional untuk RT dan RW sejalan dengan komitmen pemerataan kesejahteraan di tingkat akar rumput dan merupakan bagian dari kebijakan strategis untuk memperkuat fungsi pelayanan publik di tingkat lokal.

Dukungan terhadap kebijakan ini juga datang dari kalangan legislatif. Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P. Ahmad menyambut baik usulan peningkatan dana operasional tersebut, namun memberikan catatan penting agar kebijakan tidak diterapkan secara parsial.

"Usulan kenaikan operasional RT dan RW kami sambut baik. Tapi harus ada keadilan dan pemerataan," ujar Riano, Rabu (23/7/2024).

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini harus berlaku secara menyeluruh terhadap seluruh perangkat kewilayahan agar tidak menimbulkan ketimpangan.

Riano juga mengingatkan agar pemerintah provinsi tetap mengedepankan akuntabilitas dalam pelaksanaan program ini dan tidak mengesampingkan aspek pengawasan terhadap pemanfaatan dana operasional oleh para pengurus RT dan RW.

Dengan telah ditekennya aturan resmi pencairan dana dan waktu pelaksanaan yang telah ditentukan, tinggal menunggu realisasi dari janji politik Pramono-Rano untuk meningkatkan kesejahteraan para pengurus lingkungan di seluruh Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.