Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MPR RI Dorong Penguatan Kolaborasi Perluas Kesempatan Kerja Penyandang Disabilitas

3 Rabu, 05 Agu 2026, 19:10 WIB | Oleh:
MPR RI Dorong Penguatan Kolaborasi Perluas Kesempatan Kerja Penyandang Disabilitas MPR RI Dorong Penguatan Kolaborasi Perluas Kesempatan Kerja Penyandang Disabilitas Doc: MPR RI
Ket. Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendorong langkah konkret dan kolaboratif untuk meningkatkan partisipasi kerja penyandang disabilitas agar implementasi regulasi berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata. Menurut dia peningkatan partisipasi kerja penyandang disabilitas tidak dapat diwujudkan hanya melalui penyusunan regulasi, tetapi juga memerlukan komitmen bersama dari berbagai pihak.

"Upaya meningkatkan angka partisipasi kerja bagi penyandang disabilitas tidak bisa diatasi dengan menghadirkan regulasi semata. Butuh langkah konkret dan kolaboratif untuk mengatasi kendala yang ada," kata Lestari, Rabu (5/8).

Ia menjelaskan pemerintah telah memperkuat perlindungan penyandang disabilitas melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016. Tentang Penyandang Disabilitas yang diperkuat dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pemberian Penghargaan dalam Penghormatan, Pelindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Menurut Lestari, tantangan berikutnya adalah memastikan berbagai kebijakan tersebut diterapkan secara konsisten di lapangan. "Kuota bekerja bagi penyandang disabilitas yang diamanatkan Undang-Undang Penyandang Disabilitas harus dipatuhi dan direalisasikan secara konsisten, ini adalah bagian dari upaya mewujudkan inklusivitas dan pembangunan yang merata," ujar dia.

Ia menambahkan, mekanisme sanksi dan penghargaan yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2026 perlu diterapkan secara efektif. Ini untuk mendorong kepatuhan seluruh pihak.

Selain itu, Lestari menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti stigma terhadap penyandang disabilitas. Terbatasnya pelatihan vokasional yang sesuai kebutuhan industri, serta akses pendidikan yang belum merata.

Ia juga mendorong penguatan infrastruktur yang lebih ramah disabilitas, baik pada lingkungan kerja fisik maupun digital, termasuk sistem rekrutmen yang lebih inklusif.

"Dengan kondisi yang dihadapi saat ini dibutuhkan kolaborasi nyata antara sektor pendidikan, bisnis, pemerintahan, dan masyarakat, agar tidak ada lagi kesenjangan dalam kesempatan bekerja bagi setiap warga negara, termasuk bagi penyandang disabilitas," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Harga Cabai Rawit Rp93.650/Kg, Telur Ayam Rp29.300/Kg

38 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp93.650/...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

Ekspor Indonesia ke China Tembus US$54,17 Miliar! Komoditas Apa yang Paling Diburu?

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.