Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 11:45 WIB | Oleh:
Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penyelenggaraan pembuatan eco enzyme secara serentak dengan jumlah peserta terbanyak. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026 yang berlangsung di Balai Kota Jakarta, Jumat (3/7).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penyelenggaraan pembuatan eco enzyme secara serentak dengan jumlah peserta terbanyak. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026 yang berlangsung di Balai Kota Jakarta, Jumat (3/7).

Pramono mengatakan rekor tersebut menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Namun, menurutnya, pencapaian tersebut bukan menjadi tujuan akhir, melainkan pemicu untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam mengurangi sampah rumah tangga.

"Konsistensi dan kolaborasi adalah kunci. Jika seluruh elemen masyarakat terus bergerak bersama, saya optimistis pengelolaan sampah di Jakarta akan semakin baik dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan," ujar Pramono.

Ia menilai penyelenggaraan JEFF 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global harus dibarengi dengan perubahan perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.

"Perubahan besar lahir dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, saya mengajak seluruh warga Jakarta menjadikan memilah sampah sebagai budaya baru menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga meluncurkan Sistem Peringatan Dini pada Website Udara Jakarta yang dikembangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Sistem tersebut menghadirkan informasi kualitas udara yang lebih lengkap, termasuk prediksi kondisi udara hingga tiga hari ke depan. Kehadiran fitur tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh informasi yang lebih akurat sebagai dasar dalam merencanakan aktivitas sehari-hari.

"Pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam pengendalian pencemaran udara. Dengan informasi yang lebih akurat dan mudah diakses, pemerintah dan masyarakat dapat mengambil langkah yang lebih cepat dan tepat menghadapi perubahan kualitas udara," jelas Pramono.

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta meresmikan Waste Station atau Bank Sampah Balai Kota sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat budaya pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan pemerintahan. Langkah tersebut diharapkan menjadi contoh bagi berbagai institusi maupun kawasan permukiman.

"Saya berharap langkah ini menginspirasi institusi, perkantoran, dan kawasan permukiman untuk menerapkan pengelolaan sampah yang lebih baik. Semakin banyak yang terlibat, semakin besar manfaat yang dirasakan bersama," katanya.

Menjelang peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan terus memperkuat berbagai program pelestarian lingkungan melalui kolaborasi lintas sektor. Ia optimistis keterlibatan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang bersih, sehat, tangguh, dan berkelanjutan.

"Mari jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya bersama. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi warisan terbaik bagi generasi Jakarta di masa depan," pungkasnya.

Sebagai informasi, Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026 berlangsung pada 3–4 Juli di Balai Kota Jakarta. Festival tersebut menghadirkan berbagai kegiatan seperti forum diskusi, talk show, workshop, impact talk, volunteer corner, hingga JEFF 2026 Awards yang mengangkat isu pengelolaan sampah, kualitas udara, ekonomi sirkular, dan gaya hidup berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Rona
Siapa Bakal Bawa Pulang Pia...
Olahraga
Pelepasan Kontingen Merah P...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.