Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelari Diingatkan Pentingnya Persiapan di Luar Latihan Fisik

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 18:50 WIB | Oleh:
Pelari Diingatkan Pentingnya Persiapan di Luar Latihan Fisik Doc: Maybank
Ket. Latihan jelang Maybank Marathon 2026. Pelari perlu mempersiapkan diri menghadapi cuaca, elevasi, tantangan mental, hidrasi, nutrisi, dan perlengkapan lomba.

JAKARTA — Persiapan menghadapi lomba maraton tidak berhenti pada latihan fisik. Menjelang Maybank Marathon 2026 in Partnership with Visa, pelari juga perlu memperhatikan faktor cuaca, karakteristik rute, kesiapan mental, serta perlengkapan yang digunakan saat perlombaan.

Kurang dari tiga pekan sebelum hari perlombaan, sebagian pelari mulai memasuki fase pengurangan volume latihan atau tapering. Pada tahap tersebut, fokus persiapan bergeser dari meningkatkan jarak tempuh menuju menjaga kondisi tubuh dan memastikan kesiapan menghadapi berbagai situasi pada hari perlombaan.

Maybank Marathon merupakan ajang lari yang memiliki karakteristik rute dengan perubahan elevasi serta kondisi cuaca tropis Bali. Faktor tersebut membuat strategi menghadapi perlombaan menjadi bagian penting dari persiapan pelari.

Beradaptasi dengan Cuaca dan Kontur Rute

Cuaca dan kontur lintasan menjadi dua faktor yang perlu diperhitungkan pelari. Kondisi pagi di Bali dapat terasa relatif sejuk, tetapi kelembapan tinggi dan peningkatan suhu setelah matahari terbit dapat meningkatkan beban tubuh selama berlari. Kemungkinan perubahan cuaca juga perlu diperhitungkan. Hujan dapat membuat permukaan jalan lebih licin dan memengaruhi kenyamanan sekaligus strategi berlari.

Pelari disarankan melakukan adaptasi sejak masa latihan dengan menghadapi kondisi panas dan lembap maupun kemungkinan berlari dalam kondisi basah. Pakaian ringan dan cepat kering, topi atau visor, serta perlengkapan yang telah diuji sebelumnya dapat membantu mengurangi risiko ketidaknyamanan.

Hidrasi juga perlu direncanakan sejak sebelum lomba. Pelari dapat mengatur konsumsi air dan minuman elektrolit sesuai kebutuhan tubuh tanpa menunggu rasa haus muncul. Strategi ini tetap perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika cuaca atau kondisi rute berbeda dari perkiraan, pelari perlu mempertimbangkan penyesuaian pace dan memperhatikan respons tubuh.

Kesiapan Mental Menjelang Kilometer Akhir

Selain kondisi fisik, maraton juga menuntut kesiapan mental. Rasa lelah biasanya semakin terasa ketika pelari memasuki kilometer-kilometer terakhir. Pada fase tersebut, kemampuan mempertahankan fokus dapat menjadi bagian penting dalam menyelesaikan perlombaan.

Salah satu cara mempersiapkan mental adalah melakukan visualisasi rute dan menyusun strategi pacing serta asupan nutrisi sebelum perlombaan. Pelari juga dapat menentukan strategi pribadi untuk menghadapi fase ketika tubuh mulai terasa sangat lelah atau yang sering disebut hitting the wall.  

Sebagian pelari mungkin merasa terbantu dengan musik atau podcast, sementara lainnya memilih berlari bersama teman atau pasangan untuk mendapatkan dukungan.  Apa pun strategi yang dipilih, persiapan mental dapat membantu pelari tetap fokus pada target dan mengelola rasa lelah sepanjang perlombaan.

Hindari Perlengkapan yang Belum Teruji

Hari perlombaan bukan waktu yang tepat untuk mencoba perlengkapan baru. Sepatu, pakaian, kaus kaki, energy gel, maupun minuman yang akan dikonsumsi sebaiknya sudah digunakan dan diuji selama latihan.

Pengujian dapat dilakukan ketika menjalani sesi long run dengan perlengkapan yang mendekati kondisi perlombaan. Cara tersebut membantu pelari mengetahui apakah terdapat masalah seperti lecet, rasa tidak nyaman, gangguan pencernaan, atau persoalan lain yang dapat mengganggu performa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

BNPB Umumkan Banjir di Kota Padang Berangsur Surut

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BNPB Umumkan Banjir di Kota...

Roket SpaceX Tabrak Bulan Besok, Ilmuwan Prediksi Semburan Debu Raksasa Terlihat dari Teleskop

Roket SpaceX Tabrak Bulan Besok, Ilmuwan Prediksi Semburan Debu Raksasa Terlihat dari Teleskop

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.