Misteri Mayat ASN Kemlu di Menteng, Wajah Dililit Lakban!
📅 Selasa, 08 Jul 2025, 19:00 WIB | Oleh: Andriani Nuraini
Doc: Antara Foto
Jakarta - Selasa pagi, (8/7), penjaga kos curiga saat tidak melihat penyewa kamar di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat keluar seperti biasanya. Sekitar pukul 08.30 WIB, pintu kamar diketuk dan dibuka, mereka dikejutkan oleh pemandangan tragis: sosok pria tergelatak dengan seluruh wajah dan kepala dililit lakban kuning. Polisi segera dipanggil ke tempat kejadian.
Identitas korban terungkap sebagai ADP, seorang pria berusia 39 tahun asal Sleman, DI Yogyakarta. Dia tercatat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Luar Negeri. Meski awak media sempat menyebutnya diplomat, Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, menegaskan bahwa hingga saat ini saksi hanya menyebutnya PNS Kemlu, dan belum dipastikan apakah ia berpangkat diplomat.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh ADP tidak ada luka, dan barang-barangnya masih utuh. Fakta ini menambah teka-teki: meski wajahnya terlilit lakban, bukan berarti dia pasti menjadi korban kekerasan. Oleh karena itu, jenazah dibawa ke RSCM untuk dilakukan autopsi lanjutan guna memastikan penyebab kematiannya.
Polisi juga memeriksa CCTV di sekitar TKP. Menurut pengakuan penjaga kos, nomor telepon istri ADP tak aktif ketika dihubungi. Akhirnya, polisi terpancing masuk ke dalam kamar demi memastikan kondisi korban.
Sementara itu, Kemenlu RI telah mengonfirmasi status ADP sebagai diplomat mereka meski wakil kementerian menegaskan urusan ini diserahkan sepenuhnya kepada aparat hukum, dan pihaknya siap memberikan dukungan di sepanjang proses berlangsung. Duka pun dirasakan keluarga ADP meninggalkan seorang istri dan dua anak, tengah mengurus jenazah serta perjalanan istri dari Yogyakarta ke Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!