Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketahuan 'Double'? Pemprov Sulteng Warning Penerima Beasiswa Berani Cerdas Pilih Satu atau Tanggung Risiko Hukum!

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 02:40 WIB | Oleh:
Ketahuan 'Double'? Pemprov Sulteng Warning Penerima Beasiswa Berani Cerdas Pilih Satu atau Tanggung Risiko Hukum! Doc: ANTARA/Basri Marzuki
Ket. Sejumlah mahasiswa mendaftarkan diri ke program Beasiswa Berani Cerdas di Palu. Sulawesi Tengah, Rabu (15/4).

PALU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan larangan keras terkait penerimaan beasiswa ganda bagi seluruh peserta program Beasiswa Berani Cerdas, Rabu (24/6).

“Bagi mahasiswa yang sudah mendapatkan beasiswa lain tetapi ingin masuk dalam program Berani Cerdas, maka harus melepaskan beasiswa yang sebelumnya diterima,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Firmanza di Palu, Rabu.

Dia menjelaskan aturan itu sudah disampaikan sejak awal peluncuran program.

Hal itu, ujar dia, bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan penyaluran bantuan pendidikan berjalan tertib, transparan, dan sesuai regulasi.

Menurut dia, larangan menerima beasiswa ganda didasarkan pada aturan pemerintah pusat. Mahasiswa yang telah menerima beasiswa lain namun ingin menjadi penerima program Beasiswa Berani Cerdas wajib memilih salah satu program.

Ia menerangkan penegasan ini melindungi mahasiswa dari potensi masalah administrasi atau hukum di kemudian hari.

Jika ditemukan penerima Beasiswa Berani Cerdas yang juga menerima dua beasiswa, katanya, mereka berpotensi diminta mengembalikan salah satu dana beasiswa.

Firmanza menjelaskan tujuan utama pemberian Beasiswa Berani Cerdas memperluas akses pendidikan bagi sebanyak mungkin mahasiswa yang membutuhkan.

Bantuan pendidikan ini, katanya, harus disalurkan secara merata, adil, dan tepat sasaran agar manfaatnya dirasakan lebih banyak generasi muda Sulawesi Tengah.

Program Beasiswa Berani Cerdas merupakan dukungan penting Pemprov Sulawesi Tengah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Mahasiswa diimbau memberikan data jujur saat pendaftaran dan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.