Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pramono Luncurkan Mega Proyek: 23 Ribu Hunian Baru dan 100 Ribu Lowongan Kerja di Jakarta!

📅 Senin, 22 Sep 2025, 14:04 WIB | Oleh:
Pramono Luncurkan Mega Proyek: 23 Ribu Hunian Baru dan 100 Ribu Lowongan Kerja di Jakarta! Doc: Instagram @pramonoanungw
Ket. Pramono Anung

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dikabarkan akan meluncurkan program pembangunan 23.000 unit hunian baru di Ibu Kota. Program ambisius ini tidak hanya bertujuan memperluas pasokan rumah, tetapi juga diharapkan menyerap hingga 100.000 tenaga kerja dalam fase pembangunannya.

Informasi ini disampaikan sendiri oleh Pramono usai Rapat Koordinasi Terbatas bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, berlangsung di Balai Kota Jakarta, Senin, 22 September 2025. Proyek hunian ini termasuk bagian dari kebijakan pemerintahan pusat yang dipadu dengan agenda lokal, salah satunya soal perumahan dan sanitasi.

Menurut Pramono, pembangunan 23 ribu hunian akan dilaksanakan secara bertahap dan tersebar di berbagai wilayah Jakarta. Penekanan besar diberikan agar kontraktor lokal dilibatkan secara maksimal, agar percepatan proyek berlangsung bersamaan dengan penyerapan tenaga kerja lokal yang memadai.

Selain hunian, pemerintah DKI juga akan menggenjot proyek sanitasi. Salah satunya adalah pembangunan septic tank komunal terintegrasi teknologi biogas untuk meningkatkan pelayanan sanitasi masyarakat. Proyek ini menjadi bagian dari upaya memberikan akses bagi warga yang tinggal di rusun (rumah susun) atau permukiman padat agar lebih layak dan sehat.

Konsep hunian yang akan dibangun juga akan mengusung unsur mixed‑use. Ini berarti hunian akan digabung dengan lokasi fasilitas publik, layanan kesehatan, kantor‑kelurahan, sekolah, atau ruang aktivitas warga, terutama anak muda. Pemprov DKI sebelumnya sudah memaparkan rencana rusunawa mixed‑use, yang memanfaatkan aset pemerintah seperti kantor kelurahan, kantor kecamatan, puskesmas, dan sekolah negeri yang memiliki lahan cukup besar, agar hunian vertikal bisa dibangun tanpa perlu pembebasan lahan yang rumit.

Pramono juga menyebut bahwa proyek ini menjadi bagian dari upaya meredam tekanan ekonomi di masa sulit. Dengan banyaknya hunian baru dan fasilitas yang mendukung, diharapkan ada dampak positif terhadap sektor informal dan formal, terutama menyangkut perluasan lapangan kerja serta perbaikan akses sanitasi bagi warga yang selama ini belum terlayani dengan baik.

Meski demikian, detail‑detail terkait lokasi persis dari unit hunian, skema pendanaan, biaya sewa atau cicilan, serta tenggat waktu penyelesaian belum sepenuhnya dibeberkan ke publik. Pemerintah Provinsi DKI berjanji akan mengumumkan data lengkap setelah kajian lebih lanjut dan persetujuan dari pemangku kebijakan terkait.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
60 Persen Lebih Warga Inggr...
Daerah
Bulog Bandung Jamin Stok Be...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.