Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PPPA: Pemanfaatan “AI” Harus Mendukung Pendidikan Anak

📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 22:25 WIB | Oleh:
Menteri PPPA: Pemanfaatan “AI” Harus Mendukung Pendidikan Anak Doc: Humas Kementerian PPPA
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi

JAKARTA - Menteri PPPA Arifah Fauzi menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial secara aman bagi anak-anak. Ia meminta seluruh pihak memastikan pengawasan dan pendampingan agar teknologi mendukung tumbuh kembang generasi masa depan.

“Anak-anak menghadapi berbagai tantangan di dunia maya, mulai dari paparan konten negatif hingga kekerasan siber. Perlunya pengawasan dan pendampingan agar anak-anak tetap aman serta terlindungi saat menggunakan teknologi digital,” kata Arifah Fauzi dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (14/3).

Ia menambahkan, dengan pengawasan dan pendampingan yang tepat, teknologi digital dan AI dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif. “Dengan pengawasan yang tepat, teknologi digital dan AI dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ucap dia.

Pemerintah mendorong seluruh pihak bekerja sama memastikan anak Indonesia memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab. Langkah ini diharapkan mendukung pembelajaran digital sekaligus membangun masa depan generasi muda yang lebih aman dan produktif.

“Saya mendukung penetapan SKB Tujuh Menteri tentang pedoman pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial. Kebijakan tersebut penting untuk memastikan penggunaan teknologi di pendidikan berjalan aman, bijak, dan bertanggung jawab,” kata Arifah.

Sementara, Menko PMK Pratikno menegaskan SKB Tujuh Menteri merupakan langkah bersama pemerintah memastikan teknologi dimanfaatkan secara bijak. Ia menyebut kebijakan tersebut bertujuan mendukung kualitas pendidikan sekaligus meminimalkan risiko penggunaan teknologi bagi anak dan remaja.

“SKB tujuh menteri ini adalah tentang pedoman pemanfaatan teknologi digital dan AI. Khususnya di jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal,” kata Pratikno. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.