Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menekraf Ungkap Festival Film Daerah Bisa Gerakkan Ekonomi Kreatif

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 19:00 WIB | Oleh:
Menekraf Ungkap Festival Film Daerah Bisa Gerakkan Ekonomi Kreatif Doc: Kemenkekraf
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (tengah)

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan penyelenggaraan festival film di daerah berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat. Sekaligus memperkuat ekosistem perfilman nasional.

Menurut dia, festival film dapat menjadi ruang inkubasi talenta kreatif. Guna mendorong lahirnya karya-karya berbasis budaya dan cerita rakyat yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi industri perfilman Indonesia.

"Indonesia memiliki keberagaman budaya dan cerita yang sangat kaya, termasuk cerita horor yang dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus potensi ekonomi baru. Kementerian Ekraf siap berkolaborasi agar Festival Film Horor dapat terus berkembang dan naik kelas," kata Teuku Riefky, Rabu (24/6).

Potensi tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Festival Film Horor (FFH) yang digagas Ruang Film Pacitan bersama Pemerintah Kabupaten Pacitan. Festival tersebut memiliki karakteristik tersendiri karena digelar di kawasan pesisir Pantai Pancer Door dan sejumlah lokasi strategis di Pacitan.

Konsep tersebut dinilai menjadi pembeda yang memperkuat identitas FFH dibandingkan festival film lainnya di Indonesia. Pada penyelenggaraan perdana tahun 2025, FFH diikuti 285 film yang terbagi dalam kategori umum, pelajar, dan eksibisi.

Tahun ini, FFH 2026 mengusung tema "INDIGO: Melihat yang Tak Terlihat, Membaca yang Terlupakan, Membangun yang Akan Datang". Rangkaian kegiatan berlangsung mulai Juni hingga September 2026, dengan malam puncak penghargaan dijadwalkan pada 9-12 September 2026.

Sementara itu Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, mengatakan keberadaan FFH telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dan mendorong tumbuhnya berbagai kegiatan kreatif lainnya. Menurut dia, festival tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pertemuan bagi pelaku perfilman dan masyarakat.

"FFH telah menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu menarik kunjungan wisatawan. Kami berharap penyelenggaraan tahun ini dapat berkolaborasi dengan Kementerian Ekraf sehingga berkembang menjadi festival berskala provinsi, nasional, bahkan internasional," ujar Indrata. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Rona
Niki Rilis Lagu "Merry Chri...
Advertisement
KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.