Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Pertama Sekolah Harus Jadi Gerbang Kebahagiaan

📅 Kamis, 25 Jun 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hari Pertama Sekolah Harus Jadi Gerbang Kebahagiaan Doc: Antara
Ket. Tangkapan layar - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti secara daring mengajak para murid baru untuk membangun semangat baru dan kebiasaan baik lewat rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026, Jakarta, Senin (22/6/2026).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menegaskan rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang disiapkan oleh sekolah haruslah menjadi gerbang yang menyambut murid baru dengan kebahagiaan dan bukan memberikan trauma.

Ia mengatakan tingginya perhatian publik terhadap isu perundungan dan kesehatan mental anak menjadikan paradigma baru MPLS tahun ini bergeser dari pertemuan fisik (meeting point) ke ruang penyatuan (melting point).

“MPLS Ramah bukan sekadar perubahan istilah, tetapi perubahan cara pandang dalam menyambut murid baru, dari kegiatan MPLS yang rentan dengan kekerasan, perpeloncoan, dan yang kurang bermakna menjadi MPLS yang penuh kasih sayang, memuliakan, dan budaya damai yang didesain melalui pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan bergembira,” kata Mendikdasmen Mu’ti di Jakarta, Rabu (24/6).

MPLS Ramah tahun ini, kata dia, bertujuan untuk melebur perbedaan, menghapus kecemasan, dan memastikan setiap murid baru langsung merasakan rumah kedua yang aman, nyaman, serta inklusif sejak hari pertama.

Ia melanjutkan ketegasan komitmen itu kini memiliki payung hukum yang kuat melalui pengesahan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.

Regulasi ini, kata Mu’ti, secara eksplisit melarang keras segala bentuk perpeloncoan, kekerasan fisik maupun psikis, pungutan liar hingga penggunaan atribut yang tidak memiliki nilai edukatif.

Lebih jauh, aturan ini juga memutus mata rantai tradisi senioritas yang negatif dengan melarang alumni terlibat dalam penyelenggaraan, serta mewajibkan orang tua berpartisipasi melalui sosialisasi sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Regulasi Baru

Pada kesempatan berbeda, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti menambahkan regulasi baru ini didesain berdasarkan evaluasi mendalam untuk mengedepankan kesejahteraan fisik dan psikologis murid.

“Regulasi ini menegaskan MPLS merupakan momentum strategis untuk membangun Budaya Sekolah Aman dan Nyaman sejak hari pertama sekolah. Penyelenggaraannya diatur melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga melalui sosialisasi kepada orang tua atau wali murid sebelum kegiatan berlangsung,” kata Suharti.

MPLS Ramah 2026 mengirimkan pesan tegas kepada seluruh pihak di lingkungan pendidikan hari pertama sekolah adalah gerbang kebahagiaan, bukan awal dari ketakutan.

Ia menegaskan sudah saatnya anak-anak Indonesia belajar dengan aman, bertumbuh dengan nyaman bagi masa depan pendidikan Indonesia yang bersih dari trauma.

Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikdasmen Rusprita Putri Utami mengatakan pihaknya mewajibkan sekolah untuk menyosialisasikan seluruh rangkaian kegiatan MPLS Ramah kepada orang tua murid baru. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Pemkab Simeulue Memiliki 1.900 Hektare Lahan Pohon Sagu

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemkab Simeulue Memiliki 1....
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.