Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Museum Mulawarman Ajak Jelajahi Pertanian dan Seni Dayak di PKD 2025

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 16:33 WIB | Oleh:
Museum Mulawarman Ajak Jelajahi Pertanian dan Seni Dayak di PKD 2025 Doc: antara foto
Ket. Museum Mulawarman di Samarinda, Kaltim.

SAMARINDA - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Negeri Mulawarman, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu magnet dalam gelaran Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kalimantan Timur 2025, mengajak pengunjung menyelami tradisi pertanian dan seni Suku Dayak.

Edukator dari Museum Mulawarman, Arya Nugraha di Samarinda, Jumat (20/6), menyampaikan pergelaran yang mengangkat tema "Menjaga Warisan Budaya Kaltim untuk Pilar Kebudayaan" menjelaskan peran penting museum dalam acara yang berlangsung 19 hingga 22 Juni ini.

"Kami fokus pada pertanian tradisional masyarakat Suku Dayak. Ada alat-alat pertanian zaman dulu, alat musik tradisional Jatung Utang, dan bahkan representasi tarian Hudog yang ikonik," paparnya.

Salah satu daya tarik utama stan Museum Mulawarman adalah koleksi Mandau, senjata tradisional suku Dayak yang ditampilkan sebagai karya khas. Total ada sekitar 10 benda koleksi yang dipamerkan, kebanyakan diperoleh sekitar tahun 2015-2016.

Arya menekankan bahwa koleksi ini bukan sekadar artefak sejarah, melainkan berfungsi sebagai media edukasi.

"Tujuannya adalah menginformasikan kepada masyarakat yang datang, baik ke museum maupun pameran ini, tentang bagaimana kegiatan pertanian dilakukan oleh masyarakat Dayak sejak dahulu kala," ujarnya.

Hal itu menunjukkan komitmen museum untuk memberikan wawasan yang mendalam kepada publik.

PKD 2025 merupakan agenda rutin tahunan yang melibatkan sepuluh kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Selain pameran dari museum dan daerah, acara ini juga diramaikan dengan perlombaan permainan rakyat dan partisipasi sekolah-sekolah di Samarinda.

Antusiasme warga terlihat jelas pada malam pembukaan, di mana area parkir penuh sesak oleh pengunjung yang ingin menyaksikan kemeriahan acara.

Panitia menargetkan antara 2.000 hingga 5.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan PKD ini. Seluruh kegiatan terbuka untuk umum dan gratis, tanpa dipungut biaya masuk. Hal ini diharapkan mampu menarik lebih banyak masyarakat untuk hadir dan belajar tentang kebudayaan lokal.

Arya berharap partisipasi Museum Mulawarman dan seluruh rangkaian PKD dapat terus berlangsung dan semakin dikenal luas.

"Kami mengundang seluruh warga Kalimantan Timur, khususnya di Samarinda dan sekitarnya, untuk hadir dan meramaikan Pekan Kebudayaan Daerah 2025 ini," ungkapnya, menekankan pentingnya pelestarian budaya bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Ekonomi
PT KAI Targetkan 1,4 Miliar...
Advertisement
hut ri 81
Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.