Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Beri Bantuan Beras pada 1.800 KK di Sumur Batu untuk Ringankan Beban Warga

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 19:51 WIB | Oleh:
Kemensos Beri Bantuan Beras pada 1.800 KK di Sumur Batu untuk Ringankan Beban Warga Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakpus
Ket. Penyaluran bantuan pangan berupa beras tahap kedua untuk periode Juli-September 2026 kepada 1.800 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Kamis (20/8).

JAKARTA - Sebanyak 1.800 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat menerima

Kementerian Sosial memberikan bantuan pangan berupa beras tahap kedua untuk periode Juli-September 2026 kepada 1.800 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Penyerahan bantuan tersebut berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 20-22 Agustus 2026, di rumah dinas Lurah Sumur Batu bagi warga keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di delapan RW," kata Nuryanti di Jakarta, Kamis (20/8).

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Sumur Batu, Nuryanti Fahman mengatakan pendistribusian bantuan pangan tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni 20-22 Agustus 2026, di rumah dinas Lurah Sumur Batu.

Ia mengatakan, jumlah penerima bantuan pangan tahap kedua tahun 2026 di Kelurahan Sumur Batu mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Namun, terdapat sejumlah KPM baru yang masuk dalam daftar penerima berdasarkan pemutakhiran data Kementerian Sosial.

"Namun, banyak data KPM baru yang masuk menerima bantuan pangan tahap kedua sesuai data dari Kementerian Sosial terbaru," ujarnya.

Nuryanti menjelaskan setiap KPM pada tahap kedua memperoleh bantuan berupa 30 kilogram beras untuk memenuhi kebutuhan pangan selama tiga bulan, yakni Juli hingga September 2026.

Jumlah tersebut berbeda dengan bantuan pangan tahap pertama yang diberikan berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.

Menurut dia, rumah dinas Lurah Sumur Batu dipilih sebagai lokasi pendistribusian karena berada di kawasan permukiman warga sehingga lebih mudah dijangkau penerima bantuan.

Dalam pelaksanaan pendistribusian, Kelurahan Sumur Batu juga mengimbau penerima tidak menggunakan kantong plastik saat membawa bantuan beras. Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam kegiatan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami sudah menyosialisasikan kepada pengurus RT/RW agar penerima bantuan membawa kantong goodie bag, bukan plastik," katanya.

Sementara itu, salah seorang penerima bantuan, Darmisem (68), warga RT 12/RW 04 Kelurahan Sumur Batu, menyampaikan terima kasih karena masih mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

"Saya bersyukur rutin selalu menerima bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Sebagian beras dijual lagi ke saudara atau tetangga untuk membeli lauk-pauk," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Daerah
Pengasuh Panti di Surabaya ...

PT KAI Targetkan 1,4 Miliar Pelanggan per Tahun

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI Targetkan 1,4 Miliar...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.