Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut: PT KAI Siap Kembangkan Transit Oriented Development Manggarai Jakarta

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 19:20 WIB | Oleh:
Dirut: PT KAI Siap Kembangkan Transit Oriented Development Manggarai Jakarta Doc: KAI
Ket. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin memberikan penjelasan kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait tentang TOD Manggarai.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Manggarai Jakarta Selatan seluas 129 hektare. Pengembangan kawasan tersebut mencakup lahan milik PT Kereta Api Indonesia seluas sekitar 64 hektare.

Stasiun Manggarai saat ini melayani sekitar 162 ribu pelanggan dengan 700 hingga 750 perjalanan kereta harian. PT Kereta Api Indonesia melaporkan data pergerakan masyarakat harian tersebut pada Rabu (19/8).

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyatakan mobilitas tinggi menjadi alasan penting pengembangan kawasan. Aktivitas gate in pelanggan Kereta Rel Listrik atau KRL di Manggarai mencapai 5.142.739 pelanggan pada 2023.

“Manggarai memiliki peran besar dalam mobilitas masyarakat Jabodetabek. Karena itu, pengembangannya perlu melihat stasiun dan kawasan di sekitarnya sebagai satu kesatuan agar perpindahan antarmoda, akses pejalan kaki, dan aktivitas masyarakat semakin terhubung,” kata Bobby.

Jumlah pengguna KRL di Stasiun Manggarai meningkat sekitar 8,42 persen menjadi 5.575.711 pelanggan pada 2024. Volume gate in pelanggan mencapai 5.456.309 pelanggan pada 2025 serta 2.716.932 pelanggan pada Januari hingga Juni 2026.

Peran Stasiun Manggarai diperkuat layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta yang melayani 1.970.531 pelanggan pada 2023. Jumlah penumpang kereta bandara tersebut meningkat menjadi 2.242.536 pelanggan pada 2024 dan 2.346.934 pelanggan pada 2025.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, mencatat sebanyak 230.314 pelanggan kereta bandara sepanjang Januari hingga Juni 2026. Pengembangan TOD Manggarai diarahkan memperkuat konektivitas dengan TransJakarta, Terminal Manggarai, hingga Lintas Raya Terpadu atau LRT Jakarta.

“KAI ingin memastikan pertumbuhan mobilitas di Manggarai diikuti dengan kualitas konektivitas kawasan yang semakin baik. Tujuannya agar masyarakat semakin mudah menggunakan transportasi publik dan menjalani aktivitas sehari-hari,” kata Anne. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81

PT KAI Targetkan 1,4 Miliar Pelanggan per Tahun

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI Targetkan 1,4 Miliar...
Megapolitan
Polisi Temukan Potongan Tub...

Bek Anyar PSS Sleman Langsung “Tune In”

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bek Anyar PSS Sleman Langsu...
Luar Negeri
Presiden Trump Ungkap Korut...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.