Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BTN Raih 4 Penghargaan Human Capital dan Cetak Laba Rp2,4 Triliun

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 17:50 WIB | Oleh:
BTN Raih 4 Penghargaan Human Capital dan Cetak Laba Rp2,4 Triliun Doc: BTN
Ket. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mempercepat transformasi sumber daya manusia (SDM) melalui Human Capital Strategy 2026–2030. Strategi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan produktivitas pegawai agar mampu mengikuti perkembangan digitalisasi, artificial intelligence (AI), serta perubahan kebutuhan nasabah.

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mempercepat transformasi sumber daya manusia (SDM) melalui Human Capital Strategy 2026–2030. Strategi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan produktivitas pegawai agar mampu mengikuti perkembangan digitalisasi, artificial intelligence (AI), serta perubahan kebutuhan nasabah.

Transformasi SDM tersebut mulai memberikan dampak terhadap kinerja perusahaan. Hingga semester I 2026, produktivitas pegawai BTN meningkat 59,71 persen secara tahunan, sementara laba bersih konsolidasian perseroan tumbuh 40,8 persen menjadi Rp2,40 triliun.

Penguatan strategi SDM BTN mendapatkan pengakuan dalam ajang Indonesia Human Capital Award (IHCA) XII 2026. BTN berhasil membawa pulang empat penghargaan yang mencerminkan keberhasilan perusahaan menghubungkan pengembangan SDM dengan kebutuhan bisnis.

Penghargaan tersebut terdiri dari 2nd Best of The Best Company in Human Capital 2026 – Titanium Award kategori Public Company, Best in HR Blueprint & Impact to Business 2026, serta Best in Learning & Development 2026. Direktur Human Capital & Compliance BTN Eko Waluyo juga meraih Best of The Best Human Capital Director 2026 – Titanium Award kategori Public Company.

Direktur Human Capital & Compliance BTN Eko Waluyo mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah industri perbankan sekaligus kebutuhan pekerjaan dan kompetensi pegawai. Namun, teknologi dinilai bukan satu-satunya penentu keberhasilan transformasi perusahaan.

"Sering kali kita mengatakan perubahan itu tentang teknologi. Tidak salah, tetapi statement itu harus kita sambung: bukan hanya teknologi, justru 'people' yang paling penting dan menjadi motor dari semua perubahan," ujar Eko di Jakarta, Rabu (19/8).

Karena itu, BTN menempatkan pengembangan manusia sebagai bagian penting dalam strategi transformasi perusahaan. Pendekatan tersebut dilakukan dengan memperkuat tiga aspek utama, yakni capacity, capability, dan productivity.

Human Capital Strategy 2026–2030 BTN diselaraskan dengan Corporate Plan perusahaan dan arahan Danantara Indonesia. Implementasinya dilakukan melalui penguatan talent management, pembangunan kapabilitas baru, serta program upskilling dan reskilling bagi pegawai.

Langkah tersebut diperlukan untuk menghadapi perubahan model bisnis dan meningkatnya penggunaan teknologi dalam industri perbankan. Pegawai diarahkan memiliki kemampuan baru yang relevan dengan kebutuhan nasabah serta perkembangan bisnis digital.

Perubahan strategi bisnis juga mendorong BTN mengembangkan komposisi tenaga kerja yang lebih banyak berhadapan langsung dengan nasabah. Peran yang menghasilkan pendapatan atau revenue generator juga menjadi salah satu fokus dalam penataan kapabilitas SDM.

"Kalau menggunakan strategi sepak bola, hari ini strategi kita menyerang, jadi harus lebih banyak striker. Lima tahun ke depan, kami ingin memiliki susunan tenaga kerja yang lebih banyak customer facing dan revenue generator," kata Eko.

Sementara pekerjaan yang bersifat repetitif terus diarahkan pada otomasi dan penyederhanaan proses. Dengan demikian, tenaga kerja diharapkan dapat lebih fokus pada aktivitas yang memberikan nilai tambah bagi nasabah dan perusahaan.

BTN menilai transformasi SDM harus memberikan dampak yang terukur terhadap kinerja bisnis. Karena itu, keberhasilan program pengembangan pegawai tidak hanya dinilai dari jumlah pelatihan atau peningkatan kompetensi, tetapi juga dari kontribusinya terhadap produktivitas dan pertumbuhan perusahaan.

"Transformasi tidak akan menghasilkan apa-apa kalau people-nya tidak berubah. Karena itu, yang kami bangun adalah capacity, capability, dan productivity. Bicara mengenai orang pada akhirnya juga harus bermuara pada penciptaan value bagi perusahaan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81

Bek Anyar PSS Sleman Langsung “Tune In”

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bek Anyar PSS Sleman Langsu...
Luar Negeri
Presiden Trump Ungkap Korut...

Ganda Putri Jepang Mundur, Rachel/Febi Melaju

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ganda Putri Jepang Mundur, ...
Olahraga
Persija Kalah, Shin Tae-yon...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.