Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Temukan Potongan Tubuh Lain Terkait Kasus Mutilasi di Depok

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 18:40 WIB | Oleh:
Polisi Temukan Potongan Tubuh Lain Terkait Kasus Mutilasi di Depok Doc: Freepik

JAKARTA - Polisi menemukan potongan kaki dari pria berinisial K (51), korban pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan oleh Saepul. Potongan kaki korban itu ditemukan di Kali Grogol, Limo, Depok pada Rabu (19/8).

Potongan kaki korban ditemukan saat dua petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) Limo melakukan pembersihan di sungai. Demikian disampaikan Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono.

"Kemudian ditemukanlah ada potongan tubuh, diduga bagian kaki. Memang hanya sepotong saja," kata dia dalam keterangan pers pada Kamis (20/8).

Temuan itu kemudian dilaporkan oleh petugas ke pihak kepolisian. Mendapat laporan itu, Subdit Resmob Polda Metro Jaya bersama Unit Identifikasi Polda Metro Jaya langsung mendatangi lokasi.

Ia menyebut potongan kaki tersebut selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati diperiksa. Tujuannya untuk memastikan apakah betul potongan kaki itu merupakan milik korban K.

"Tujuannya untuk menentukan apakah memang ini benar potongan tubuh milik korban atau bukan. Kami harus memastikan itu dulu," ucap dia.

Sebelumnya, warga di Pancoran Mas, Kota Depok digegerkan dengan penemuan mayat manusia dengan kondisi tanpa kaki dalam sebuah karung di sebuah lahan kosong. Diduga, jasad tersebut merupakan korban mutilasi.

Setelah diselidiki, polisi berhasil meringkus pelaku bernama Saepul di wilayah Pandeglang, Banten. Saat itu, pelaku sempat berupaya melarikan diri.

Berdasarkan pemeriksaan, polisi menyebut alasan Saepul nekat memutilasi K adalah untuk menghilangkan jejak pembunuhan. Jasad korban yang telah dimutilasi oleh pelaku kemudian dibungkus menggunakan plastik hitam dan dimasukkan ke dalam karung beras.

Setelahnya, karung beras berisi jasad korban itu kemudian dibuang pelaku di sebuah lahan di Pancoran Mas, Depok. "Untuk menghilangkan jejak, pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.

Tak berhenti sampai di situ, pelaku kemudian membuang bagian pangkal kedua korban yang telah dimutilasi ke sungai. "Sedangkan potongan kedua kaki dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas," ucap Budi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.