Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira! Pemkot Madiun dan Bulog Salurkan Banpang 30 Kg pada 11.625 KPM

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 20:56 WIB | Oleh:
Kabar Gembira! Pemkot Madiun dan Bulog Salurkan Banpang 30 Kg pada 11.625 KPM Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun bersama Pimpinan Bulog Cabang Madiun Agung Sarianto dan Sekda Kota Madiun Soeko menyerahkan bantuan pangan beras secara simbolis kepada warga sasaran di Kelurahan Kanigoro, Kota Madiun, Jatim, Rabu (19/8).

MADIUN, JAWA TIMUR - Sebanyak 11.625 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Madiun, Jawa Timur menerima bantuan pangan beras untuk alokasi tiga bulan yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Madiun, Kamis (20/8) mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat yakni Badan Pangan Nasional yang disalurkan melalui Bulog dan pemerintah daerah.

"Pemerintah Kota Madiun bekerja sama dengan Bulog mulai mendistribusikan bantuan pangan dari pusat, yaitu 30 kilogram beras per KK sesuai dengan data penerimanya," ujar Bagus.

Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang masuk dalam daftar penerima. Ia berpesan agar bantuan beras tidak dijual kembali, melainkan dikonsumsi untuk keluarga masing-masing.

"Pesan saya jangan dijual, tapi dimakan sendiri, tinggal menambahi sayur dan lauk," katanya kepada warga penerima.

Pimpinan Bulog Cabang Madiun Agung Sarianto mengatakan penyaluran bantuan pangan beras bagi 11.625 penerima di Kota Madiun tersebut ditargetkan selesai pada bulan September 2026. Pasalnya secara nasional, penyaluran akhir September harus tuntas.

"Insya Allah targetnya di bulan September kita sudah selesai. Itu karena target nasional harus selesai semuanya di akhir September," kata Agung.

Ia memastikan Bulog hanya menyalurkan beras yang layak konsumsi kepada masyarakat sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.

Pihaknya meminta masyarakat yang menerima beras bantuan dengan kualitas kurang baik agar melapor ke kantor desa atau kelurahan, maka setelah itu akan diganti oleh Bulog.

Bantuan pangan tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Sekaligus membantu mengendalikan harga beras di pasaran yang cenderung naik. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.