Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gibran Berdialog dengan Sejumlah Ibu yang Baru Melahirkan di Tenda Rawat Pascagempa di Sikka, NTT, Pastikan Kebutuhan Terpenuhi

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 16:25 WIB | Oleh:
Gibran Berdialog dengan Sejumlah Ibu yang Baru Melahirkan di Tenda Rawat Pascagempa di Sikka, NTT, Pastikan Kebutuhan Terpenuhi Doc: antara foto
Ket. Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berdialog dengan sejumlah ibu yang baru saja melahirkan dan dirawat di ruangan darurat Rumah Sakit Umum Daerah TC Hillers Maumere pascagempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

SIKKA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berdialog dengan sejumlah ibu yang baru saja melahirkan dan dirawat di ruangan darurat Rumah Sakit Umum Daerah TC Hillers Maumere pascagempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memastikan kebutuhan warga dipenuhi.

Meninjau RSUD TC Hillers di Sikka, NTT, Kamis (20/8), Wapres Gibran mendatangi ruang perawatan darurat yang berada di halaman rumah sakit dan berdialog dengan seorang ibu yang baru saja melahirkan seorang anak perempuan setelah gempa pada Sabtu (15/8).

"Nanti tolong itu ditambahi penutupnya," ujar Wapres kepada jajaran pengurus rumah sakit setelah melihat cahaya matahari menembus sela-sela penutup tenda.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Wapres juga memastikan kepada para pasien, yang kebanyakan adalah ibu yang melahirkan, bahwa penanganan pascagempa akan terus ditingkatkan agar pasien dapat kembali dirawat di ruangan dan rumah mereka dapat kembali diperbaiki.

Dalam dialog tersebut Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago bahkan sempat berkelakar untuk Wapres memberikan nama salah satu bayi yang baru lahir.

Selain meninjau tenda perawatan darurat, Wapres juga berkeliling melihat fasilitas rumah sakit termasuk ruangan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) untuk bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan intensif. Dia juga memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah bayi yang dirawat di luar ruangan.

Sebelumnya, Wapres Gibran dalam kunjungan penanggulangan pascagempa di NTT pada hari ini sudah meninjau SD Inpres Wairklau untuk mengunjungi pada pengungsi dan melihat kerusakan Pelabuhan Laurentius Say di Maumere karena gempa tersebut.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sampai dengan Rabu (19/8) pada pukul 20.00 WIB, total tercatat 71 korban jiwa akibat gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT.

Sementara itu, total pengungsi di seluruh wilayah NTT saat ini sebanyak 59.647 orang, dengan jumlah pengungsi terbanyak berada di Manggarai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
  • Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal
    Preview komentar:
    Ulasan mengenai sinergi antara asosiasi pembudi daya dan ...
Luar Negeri
Babak Baru Diplomasi: Trump...
Luar Negeri
Trump Ancam Hukuman Ekonomi...
BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.