Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menekraf Tetapkan Modifikasi Otomotif Jadi Subsektor Ekonomi Kreatif

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 19:40 WIB | Oleh:
Menekraf Tetapkan Modifikasi Otomotif Jadi Subsektor Ekonomi Kreatif Doc: Humas Kementerian Ekraf
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya

JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menetapkan modifikasi otomotif sebagai salah satu dari 21 subsektor ekonomi kreatif nasional. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif 2026–2045.

Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, mengatakan modifikasi otomotif kini berkembang menjadi aktivitas ekonomi kreatif bernilai tambah. Menurut dia, hal ini mendorong kreativitas, inovasi, sekaligus memperkuat kontribusi industri modifikasi terhadap perekonomian nasional.

“Ini merupakan babak baru perjalanan industri kreatif modifikasi otomotif Indonesia,” ujar dia, Kamis (20/8) di Jakarta. “Semoga ini dapat menginsipirasi karya modifikasi Indonesia agar semakin dikenal dan berkontribusi bagi perekonomian nasional.”

Menekraf mengungkapkan industri modifikasi dan aftermarket melibatkan berbagai talenta seperti builder, desainer, teknisi, produsen komponen, hingga konten kreator. Menurut dia, ekosistem tersebut mampu membuka lapangan kerja dan memperkuat rantai nilai industri otomotif nasional.

“Misalnya ketika BMW Passato tampil di SEMA Show, yang dibawa bukan hanya sebuah mobil,” ujar dia. “Namun, ini juga cerita tentang kreativitas dan kualitas ekosistem modifikasi Indonesia.”

SEMA Show adalah pameran produk aftermarket otomotif terbesar dunia yang setiap tahun digelar di Las Vegas, Amerika Serikat (AS). Ajang khusus profesional industri ini menampilkan inovasi modifikasi mobil, suku cadang, dan teknologi tren otomotif global.

Karena itu, Riefky mendorong penguatan ekosistem modifikasi melalui pengembangan talenta, inovasi, kekayaan intelektual, pembiayaan, dan perluasan akses pasar. Ini membutuhkan kolaborasi heksaheliks yang melibatkan pemerintah, asosiasi, akademisi, media, pelaku bisnis, dan lembaga keuangan.

BMW Passato karya builder Indonesia akan tampil pada SEMA Show 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, November 2026. Direktur Modifikasi dan Kendaraan Listrik Ikatan Motor Indonesia (IMI), Andre Muljadi, menjelaskan tujuan keikutsertaan produk modifikasi mobil tersebut.

“Misi utama kami adalah membawa karya modifikasi anak bangsa ke panggung internasional yang terbesar di dunia,” ujar dia. “Kami ingin memperlihatkan standar tinggi industri modifikasi Indonesia sekaligus memperkenalkan karya lokal kepada publik global.” ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Daerah
Pengasuh Panti di Surabaya ...

PT KAI Targetkan 1,4 Miliar Pelanggan per Tahun

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI Targetkan 1,4 Miliar...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.