Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Investasi Deras dari Belanda, Siapkah RI Kendalikan Arah?

📅 Senin, 16 Jun 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investasi Deras dari Belanda, Siapkah RI Kendalikan Arah? Doc: ANTARA/HO-Kemendag
Ket. Wamendag RI Dyah Roro Esti saat melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Luar Negeri Belanda Michiel Sweers di Jakarta, Senin (16/6/2025).

JAKARTA – Kerjasama bilateral antara Indonesia dan Belanda sangat penting karena dapat memberikan berbagai manfaat bagi kedua negara. Kerjasama ini tidak hanya terbatas pada aspek ekonomi, tetapi juga mencakup berbagai bidang seperti perdagangan, investasi, pendidikan, dan lingkungan.

Peningkatan hubungan bilateral dapat memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti mengatakan Belanda terus menunjukkan kepercayaan jangka panjang terhadap Indonesia sebagai mitra ekonomi strategis di kawasan Asia Tenggara.

Dalam resepsi perdagangan Misi Ekonomi Belanda ke Indonesia yang digelar di Jakarta, Senin (16/6), Roro menyebut hal ini dapat dilihat dari nilai perdagangan Indonesia-Belanda yang mencapai 5,7 miliar dolar AS. Belanda juga secara konsisten menjadi investor terbesar dari Uni Eropa dan menempati peringkat 10 besar investor teratas di Indonesia.

"Ke depan, prospek perdagangan kedua negara diharapkan makin dalam melalui Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA)," ujar Roro melalui keterangan resmi di Jakarta.

Roro menyebut, catatan ini menunjukkan peran penting jangka panjang Belanda sebagai mitra ekonomi Indonesia dan diyakini kemitraan tersebut akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang.

Di samping itu, ia memandang lebih luas hubungan dagang Indonesia-Uni Eropa menunjukkan angka positif. Pada 2024, perdagangan antara kedua pihak tercatat sebesar 30,2 miliar dolar AS.

Lebih lanjut, kata Roro, Kerajaan Belanda terkenal di seluruh dunia karena keahliannya dalam inovasi berkelanjutan, logistik mutakhir, dan kebijakan ekonomi progresif. Hal ini menjadi bukti bagaimana pola pikir berwawasan ke depan dapat membentuk keberhasilan suatu negara.

Keahlian ini selaras dengan ambisi Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara yang didorong generasi muda yang bersemangat merangkul transformasi digital dan pertumbuhan hijau.

Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Luar Negeri Belanda Michiel Sweers menyampaikan bahwa Belanda antusias terhadap potensi perdagangan dan investasi baru dengan Indonesia.

Sweers berharap, misi ekonomi Belanda ke Indonesia kali ini dapat menghasilkan kerja sama produktif bagi kedua negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

47 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.