Wagub NTT: Kenari Alor Bernilai Ekonomi Tinggi, Warga Diminta Kembali Menanam Pohon Kenari.
📅 Rabu, 24 Jun 2026, 12:03 WIB | Oleh: Yebdi TrismarWakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma menilai komoditas Kenari Alor mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di Kabupaten Alor karena memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Ini merupakan awal kebangkitan Kenari Alor. Saat ini banyak pohon kenari yang telah ditebang, sehingga momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk kembali menanam pohon kenari di lahan-lahan yang masih tersedia. Jika kita terlambat, kita berisiko kehilangan salah satu komoditas unggulan daerah,” katanya di Alor, Rabu.
Ia mengingatkan bahwa pelestarian sumber daya hayati daerah harus menjadi perhatian bersama agar tidak mengalami nasib serupa dengan beberapa komoditas khas NTT yang kini semakin langka, seperti Apel Soe dan Cendana.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi NTT berencana mengajukan permohonan kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna meneliti penyebab menurunnya populasi Apel Soe sebagai bahan pembelajaran dalam upaya konservasi komoditas unggulan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Wahana Visi Indonesia yang dinilai telah berkontribusi dalam mendorong pengembangan pasar yang inklusif bagi masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, pengembangan komoditas lokal harus dibarengi dengan akses pasar yang baik agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat.
Selain Kenari Alor, ia turut mendorong pengembangan berbagai tanaman endemik lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi, termasuk mangga kelapa yang menjadi salah satu kekhasan Kabupaten Alor.
Sekretaris Daerah Kabupaten Alor Melkisedek Bely, menyampaikan bahwa Kabupaten Alor merupakan daerah dengan jumlah Indikasi Geografis (IG) terbanyak di NTT, di antaranya Tenun Ikat Alor, Songket, Vanili Alor, dan Kenari Alor.
Menurutnya, pengakuan tersebut merupakan peluang sekaligus tanggung jawab bersama untuk menjaga dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki.
“Pemerintah Kabupaten Alor berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan Kenari Alor, termasuk melalui penyusunan regulasi daerah yang dapat memperkuat tata kelola dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya
Pemerintah bersama para pemangku kepentingan di Alor akan mendorong sejumlah langkah strategis Di antaranya pelatihan pengolahan vanili dan pemanfaatan tanaman endemik Alor agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi di pasar. Program tersebut akan disertai pengawasan dan pendampingan oleh camat dan lurah guna memastikan keberlanjutannya.
Langkah strategis lainnya adalah melakukan pemetaan wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan tanaman unggulan paling tinggi untuk selanjutnya diberikan bantuan bibit secara terarah dan disertai pengawasan berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!