Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gaet Wisatawan, Festival Golo Koe 2026 Promosikan Wisata Flores Berkelanjutan

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 05:43 WIB | Oleh:
Gaet Wisatawan, Festival Golo Koe 2026 Promosikan Wisata Flores Berkelanjutan Doc: Antara foto/HO-BPOLBF
Ket. Festival Golo Koe Maria Assumpta di Labuan Bajo

KUPANG - Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyatakan Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores, NTT, mempromosikan budaya, kepedulian lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pariwisata berkelanjutan di wilayah tersebut.

Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Andhy M.T. Marpaung di Labuan Bajo, Sabtu, menjelaskan Festival Golo Koe menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya, penguatan spiritualitas, dan perlindungan lingkungan.

"Festival Golo Koe menunjukkan bahwa pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi, tetapi juga tentang makna perjalanan,” katanya.

Dia menjelaskan tema "Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan" bermakna bahwa masyarakat diajak membangun kebersamaan dalam merawat keutuhan ciptaan sekaligus memperkenalkan Flores sebagai destinasi wisata religi dan budaya yang berkualitas serta berkelanjutan.

Festival Golo Koe yang berlangsung pada 10 hingga 15 Agustus itu, merupakan salah satu Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata yang menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran UMKM ekonomi kreatif dan kuliner, pentas seni budaya Nusantara, kegiatan sosial, edukasi ekologi, hingga karnaval budaya.

Menurut Andhy, festival tersebut turut memperkuat posisi Labuan Bajo Flores sebagai destinasi dengan pengalaman wisata yang beragam, tidak hanya mengandalkan keindahan Taman Nasional Komodo, tetapi juga kekayaan budaya, tradisi, dan nilai spiritual masyarakat Flores.

Ia mengatakan penyelenggaraan Festival Golo Koe diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi akomodasi, aktivitas UMKM, kuliner, ekonomi kreatif, hingga jasa transportasi lokal.

"Festival ini menjadi ruang perjumpaan antara masyarakat, wisatawan, pelaku usaha, komunitas, dan pemerintah untuk bersama-sama menghadirkan pariwisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

BPOLBF terus mendorong kolaborasi lintas sektor bersama Keuskupan Labuan Bajo, pemerintah daerah, Kementerian Pariwisata, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan Festival Golo Koe sebagai agenda tahunan.

Rangkaian festival diawali pada 10 Agustus dengan pameran UMKM ekonomi kreatif dan kuliner serta pentas seni budaya Nusantara.

Pada 11 Agustus, kegiatan dilanjutkan dengan Kebangunan Rohani Katolik (KRK), edukasi, dan aksi ekologis. Kemudian pada 12 Agustus digelar kegiatan sosial karitatif, Karnaval Budaya, serta Tarian Kolosal Maria Assumpta Nusantara.

Selanjutnya, pada 13 Agustus digelar Teater Budaya Manggarai dan pertunjukan Caci di Lapangan SMAK Seminari Menengah St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo.

Prosesi Akbar Maria Assumpta Nusantara menjadi agenda pada 14 Agustus, sebelum rangkaian festival ditutup dengan Misa Akbar Maria Assumpta Nusantara dan seremoni penutupan pada 15 Agustus.

Melalui tema "Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan", Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026 diharapkan memperkuat persaudaraan sekaligus mendorong kepedulian terhadap kelestarian alam Flores.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

PSS Belum Memikirkan League Cup, Masih Fokus Liga Super

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Belum Memikirkan League...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.