Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menanti Los Galacticos Jilid Tiga

📅 Senin, 26 Mei 2025, 18:10 WIB | Oleh:
Menanti Los Galacticos Jilid Tiga Doc: ANTARA/AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU
Ket. Penyerang Real Madrid Kylian Mbappe (kanan) berselebrasi bersama sang kapten Luka Modric (kiri) setelah mencetak gol ke gawang Real Sociedad pada pertandingan pekan ke-38 Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (24/5)

JAKARTA - Perpisahan pelatih kepala Real Madrid Carlo Ancelotti pada akhir pekan lalu menjadi salah satu pertanda manajemen Real Madrid bergerak untuk membangun pondasi tim yang baru.

Kepergian pelatih berjuluk Don Carlo itu juga diikuti dengan perpisahan dari wajah lama yang membawa Los Blancos digdaya di Eropa selama kurun waktu lebih dari satu dekade terakhir yakni sang kapten Luka Modric dan Lucas Vazquez.

Meski dua nama terakhir yakni Modric dan Vazquez secara resmi akan berpisah selepas gelaran Piala Dunia Antarklub 2025 pada Juni nanti, namun perpisahan dari dua pemain ini menandakan bahwa akan ada perombakan besar.

Sehari berselang selepas perpisahan Ancelotti, Real Madrid langsung mengumumkan kehadiran Xabi Alonso sebagai pelatih kepala.

Xabi, yang merupakan mantan pelatih Bayer Leverkusen, bukanlah orang baru yang mengenal Real Madrid.

Pelatih asal Spanyol itu semasa aktif sebagai pemain merupakan mantan pemain Los Blancos dari periode 2009-2014.

Selain itu, Xabi juga merupakan mantan pelatih akademi Real Madrid yakni La Fabricia. Tentu saja dengan sempat menangani akademi Real Madrid membuat Xabi paham bagaimana situasi ruang ganti hingga kultur klub.

Xabi kemudian memutuskan untuk menangani klub asal Jerman, Bayer Leverkusen. Terhitung selama kurang lebih dua setengah musim menangani klub yang bermarkas di Bay Arena itu, Xabi tak luput dari pengawasan manajemen Real Madrid yang yakin bahwa sosok dinginnya mampu menjadi nahkoda dalam projek Los Galacticos jilid tiga.

Terlebih Xabi diyakini sebagai salah satu pelatih potensial dengan menekankan sepak bola modern.  Seusai aktif sebagai pemain, ia sempat menimba ilmu dari pelatih-pelatih sekaliber Carlo Ancelotti, Joseph "Pep" Guardiola, Jose Mourinho, hingga Rafael Benitez.

Projek Los Galacticos

Los Galacticos merujuk pada kebijakan dari Presiden Real Madrid Florentino Perez yang memburu nama-nama pemain berkaliber bintang yang diboyong ke Santiago Bernabeu.

Kebijakan Los Galacticos jilid pertama muncul pada kurun waktu 2000 hingga 2006, ketika masa kepresidenan periode pertama Florentino Perez.

Bintang-bintang dunia sekelas Zinedine Zidane, Ronaldo Nazario, David Beckham, Fabio Cannavaro, Luis Figo, Michael Owen, hingga Ruud van Nistelrooy diboyong Florentino Perez menuju Madrid.

Dengan nama-nama bintang tersebut, tak menjamin Los Blancos selalu panen trofi di setiap musim. Namun Florentino Perez tetaplah Florentino Perez.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.