Menanti Los Galacticos Jilid Tiga
📅 Senin, 26 Mei 2025, 18:10 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU
JAKARTA - Perpisahan pelatih kepala Real Madrid Carlo Ancelotti pada akhir pekan lalu menjadi salah satu pertanda manajemen Real Madrid bergerak untuk membangun pondasi tim yang baru.
Kepergian pelatih berjuluk Don Carlo itu juga diikuti dengan perpisahan dari wajah lama yang membawa Los Blancos digdaya di Eropa selama kurun waktu lebih dari satu dekade terakhir yakni sang kapten Luka Modric dan Lucas Vazquez.
Meski dua nama terakhir yakni Modric dan Vazquez secara resmi akan berpisah selepas gelaran Piala Dunia Antarklub 2025 pada Juni nanti, namun perpisahan dari dua pemain ini menandakan bahwa akan ada perombakan besar.
Sehari berselang selepas perpisahan Ancelotti, Real Madrid langsung mengumumkan kehadiran Xabi Alonso sebagai pelatih kepala.
Xabi, yang merupakan mantan pelatih Bayer Leverkusen, bukanlah orang baru yang mengenal Real Madrid.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih asal Spanyol itu semasa aktif sebagai pemain merupakan mantan pemain Los Blancos dari periode 2009-2014.
Selain itu, Xabi juga merupakan mantan pelatih akademi Real Madrid yakni La Fabricia. Tentu saja dengan sempat menangani akademi Real Madrid membuat Xabi paham bagaimana situasi ruang ganti hingga kultur klub.
Xabi kemudian memutuskan untuk menangani klub asal Jerman, Bayer Leverkusen. Terhitung selama kurang lebih dua setengah musim menangani klub yang bermarkas di Bay Arena itu, Xabi tak luput dari pengawasan manajemen Real Madrid yang yakin bahwa sosok dinginnya mampu menjadi nahkoda dalam projek Los Galacticos jilid tiga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terlebih Xabi diyakini sebagai salah satu pelatih potensial dengan menekankan sepak bola modern. Seusai aktif sebagai pemain, ia sempat menimba ilmu dari pelatih-pelatih sekaliber Carlo Ancelotti, Joseph "Pep" Guardiola, Jose Mourinho, hingga Rafael Benitez.
Projek Los Galacticos
Los Galacticos merujuk pada kebijakan dari Presiden Real Madrid Florentino Perez yang memburu nama-nama pemain berkaliber bintang yang diboyong ke Santiago Bernabeu.
Kebijakan Los Galacticos jilid pertama muncul pada kurun waktu 2000 hingga 2006, ketika masa kepresidenan periode pertama Florentino Perez.
Bintang-bintang dunia sekelas Zinedine Zidane, Ronaldo Nazario, David Beckham, Fabio Cannavaro, Luis Figo, Michael Owen, hingga Ruud van Nistelrooy diboyong Florentino Perez menuju Madrid.
Dengan nama-nama bintang tersebut, tak menjamin Los Blancos selalu panen trofi di setiap musim. Namun Florentino Perez tetaplah Florentino Perez.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!