Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Irigasi Mampet Kini Lancar! PU Perkuat Produksi Pangan Bali Lewat Rehab Jaringan

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 14:34 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Irigasi Mampet Kini Lancar! PU Perkuat Produksi Pangan Bali Lewat Rehab Jaringan Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi guna mendorong produktivitas pangan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Bali

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi guna mendorong produktivitas pangan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Bali.

Melalui pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan, Kementerian PU melakukan penanganan jaringan irigasi di delapan kabupaten di Bali, yakni Jembrana, Buleleng, Karangasem, Bangli, Badung, Gianyar, Klungkung, dan Tabanan. Program ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan layanan air bagi lahan pertanian.

Penanganan jaringan irigasi di Bali dilaksanakan melalui beberapa paket pekerjaan. Pada Paket 1, dilakukan rehabilitasi dan peningkatan pada 58 daerah irigasi dengan total panjang 69,27 kilometer (km) yang melayani area seluas 3.088 hektare.

Selain itu, Paket 2 mencakup penanganan pada 10 daerah irigasi sepanjang 10 kilometer, serta tahap lanjutan berupa rehabilitasi jaringan dan saluran tersier di 42 daerah irigasi dengan panjang 28,52 kilometer.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa penguatan infrastruktur irigasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

“Seluruh capaian ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan infrastruktur mendukung ketahanan pangan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Menteri Dody di Jakarta, Selasa (21/4)

Dampak peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi ini mulai dirasakan di berbagai wilayah. Di Kabupaten Jembrana, misalnya, peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi mendorong kenaikan indeks pertanaman dari 150 menjadi 200, yang menunjukkan meningkatnya intensitas tanam dan pemanfaatan lahan pertanian.

Peningkatan serupa juga terjadi di Kabupaten Buleleng, di mana perbaikan jaringan irigasi dan pembangunan jaringan tersier mendorong peningkatan frekuensi tanam hingga dua kali lipat, dengan indeks pertanaman meningkat dari 100 menjadi 200.

Pelaksanaan program ini di Provinsi Bali dilakukan oleh Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai Bali Penida.

Penanganan jaringan irigasi di wilayah lainnya di Bali juga terus dilakukan guna memperkuat peran daerah sebagai penopang produksi pangan nasional.

Penguatan jaringan irigasi ini memberikan kepastian ketersediaan air bagi petani, termasuk pada musim kemarau, sehingga mendukung peningkatan produksi serta efisiensi usaha tani.

Pengembangan infrastruktur ini juga tetap selaras dengan sistem Subak yang menjadi kearifan lokal dalam pengelolaan air di Bali. Dengan dukungan jaringan irigasi yang lebih andal dan efisien, sistem Subak diharapkan semakin kuat dan adaptif terhadap perubahan iklim. 

Kementerian PU akan terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur irigasi sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung kesejahteraan masyarakat. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.