Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Merangin Relokasi PKL ke Pasar Rakyat untuk Tertibkan Kawasan

📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Merangin Relokasi PKL ke Pasar Rakyat untuk Tertibkan Kawasan Doc: Antara
Ket. Bupati Merangin Jambi M. Syukur bersama PKL setempat yang telah direlokasi ke pasar rakyat, Jumat (23/5).

Jambi - Pemerintah Kabupaten Merangin, Jambi, merelokasi pedagang kaki lima (PKL) tahap dua ke kawasan Pasar Rakyat Tipe A.

Bupati Merangin M. Syukur dalam keterangan tertulis di Jambi, Jumat (23/5), menjelaskan bahwa pedagang tersebut sebelumnya berjualan di bahu jalan depan Pasar Baru Bangko.

Syukur mengatakan bahwa mereka sudah mendaftar ke UPTD Pasar Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Merangin.

Penempatan pedagang tersebut, kata Bupati, berdasarkan sistem undi yang telah dilaksanakan pada hari Selasa (20/5) oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar DKUKMPP Kabupaten Merangin.

Ia berharap di tempat baru ini pedagang akan lebih nyaman berjualan. Hal ini mengingat bahwa tempat itu tidak hanya sebagai tempat berjualan, tetapi lokasi wisata kuliner. Pada malam hari masyarakat bisa nyaman makan di lokasi tersebut.

Selain itu, lanjut Bupati, PKL yang menempati relokasi baru itu akan menjadi prioritas program Usaha, Makro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (KUKMPP) Kabupaten Merangin.

"Saya minta maaf jika ada yang tidak berkenan karena pedagang tadinya sudah nyaman berjualan di tempat semula, tetapi Kota Bangko butuh penataan sehingga Bapak dan Ibu ditempatkan di sini," kata Bupati.

Kadis KUKMPP Kabupaten Merangin Dadang menjelaskan bahwa pemkab setempat sudah merelokasi PKL tahap pertama di kawasan halaman Koramil 420-09/Bangko, tahap kedua di kawasan Pasar Rakyat, dan tahap selanjutnya di tempat lain.

Disebutkan pula bahwa relokasi pasar rakyat ini ada 23 unit tenda PKL yang siap ditempati dari 25 tenda yang disediakan.

Tenda yang sudah diisi, lanjut Dadang, sebanyak 16 unit tenda, artinya masih tersisa tujuh tenda, khusus untuk pedagang yang tadinya berjualan di sekitar bahu jalan.

Dadang menjelaskan bahwa relokasi PKL ini bertujuan menata ruang kota agar kota terlihat lebih rapi, bersih, dan terorganisasi sesuai dengan rencana tata ruang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.