BMKG Ingatkan Warga Kepri Tak Berlindung di Bawah Pohon saat Petir
📅 Kamis, 01 Mei 2025, 22:56 WIB | Oleh: Arif
Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Batam - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengingatkan warga untuk tidak berlindung di bawah pohon ketika terjadi petir.
Imbauan ini disampaikan menyusul peristiwa meninggal seorang remaja karena tersambar petir saat berteduh di bawah pohon di Simpang Franky, Kota Batam, Kepri, Kamis (1/5).
“Jangan berlindung di bawah pohon, karena ketika pohon tersambar petir maka energinya dapat melompat ke tubuh kita,” kata Prakiraan Riza Juniarti dikonfirmasi ANTARA.
Dia menyebut petir yang terjadi siang tadi terpantau oleh radar yang diamati oleh BMKG Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam pada pukul 11:00 WIB, hujan disertai petir terjadi di Simpang Franky.
Menurut dia, petir adalah fenomena alam yang normal dan umum terjadi, terutama saat hujan badai yang dihasilkan dari adanya awan cumulonimbus (Cb).
Sebaiknya Anda baca juga:
“Petir terbentuk karena adanya muatan listrik di awan yang kemudian mengalir ke tanah atau antarawan, menghasilkan kilatan cahaya dan suara yang menggelegar (guntur),” ujarnya.
Petir cukup kuat dengan suara yang mengagetkan juga terjadi petang hari di wilayah Batam Center.
Riza menyebut kondisi cuaca di wilayah Kota Batam dan sekitarnya dalam seminggu ke depan masih diprediksi dapat terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Sebaiknya Anda baca juga:
“BMKG mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG seperti Instagram @infobmkg atau @infobmkgbatam,” ujarnya.
Setidaknya ada sembilan tips untuk menghindari petir yang disampaikan BMKG, selain tidak berteduh di bawah pohon. Yakni, segeralah masuk dalam ruangan atau masuk ke dalam mobil ketika berada di luar ruangan dan mendengar suara guntur.
Kemudian, ketika berada di kolam renang, segeralah naik dan menjauh dari kolam renang karena petir dapat menghantarkan energinya melalui air.
“Jauhi tiang listrik, menara atau sesuatu yang tinggi dan mudah tersambar petir,” kata Riza.
Tips selanjutnya, ketika berada di sawah, lapangan ataupun taman segeralah menjauh, karena petir cenderung memilih tempat tinggi untuk melepaskan energinya.
Ketika sedang mengendarai motor, segeralah berhenti, lalu segerakan mencari tempat untuk berlindung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!