Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog Klaim Pemeliharaan Beras Rutin agar Aman Dikonsumsi Masyarakat

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Klaim Pemeliharaan Beras Rutin agar Aman Dikonsumsi Masyarakat Doc: Antara
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memberi keterangan kepada awak media di Jakarta, Kamis (2/10).

Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan seluruh proses pemeliharaan beras dilakukan sesuai prosedur, mulai pemeliharaan harian hingga triwulan, untuk menjaga kualitas dan memastikan beras layak dikonsumsi masyarakat.

"Kita kan menggunakan prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan, bagaimana teknis maupun aplikasi pemeliharaan beras. Itu kita sudah lengkap mulai pemeliharaan harian, mingguan, bulanan, bahkan triwulan," kata Rizal di Jakarta, Kamis (2/10).

Dia menyampaikan hal itu ketika dikonfirmasi awak media mengenai temuan Komisi IV DPR RI yang menemukan 1.200 ton beras Bulog diduga tak layak konsumsi di Gudang Perum Bulog Cabang Ternate, Maluku Utara, Selasa (23/9). Dalam video yang diunggah DPR, beras tersebut diketahui sudah disimpan sejak Mei 2024.

Menanggapi hal itu, Rizal mengatakan bahwa selain pemeliharaan rutin, Bulog juga melakukan pengecekan acak mengenai kualitas beras secara berkala, memastikan setiap karung beras yang didistribusikan tetap sehat dan higienis bagi masyarakat.

"Upaya-upaya yang kami lakukan adalah melakukan pengecekan secara random kualitas-kualitas beras tersebut," ujarnya.

Ia menekankan langkah bertingkat dan berkelanjutan terus dilakukan Bulog untuk menyiapkan beras sehat yang siap dikonsumsi.

"Dari langkah-langkah kami yang bertingkat, bertahap, dan berlanjut ini diharapkan bisa menyajikan beras-beras yang layak dan betul-betul sehat dikonsumsi oleh masyarakat," ucapnya.

Kendati demikian, kata dia, jika ada beras rusak, Bulog telah menyiapkan program reprocessing, yakni membersihkan dan mencuci ulang beras, sehingga beras yang layak tetap bisa dinikmati masyarakat.

Sebaiknya Anda baca juga:

Sementara untuk beras yang tidak layak konsumsi akan dialihkan menjadi pakan ternak, sehingga tidak ada bahan yang terbuang sia-sia dan tetap bermanfaat secara ekonomi.

Mengenai jumlah beras rusak, Bulog masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan menyeluruh agar data yang disampaikan akurat serta dapat menjadi dasar tindakan selanjutnya.

Termasuk mengenai wilayah penyimpanan beras yang banyak mengalami kerusakan, Rizal juga mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pengecekan, memastikan semua stok diperiksa dan kualitasnya dijaga secara merata di seluruh gudang Bulog.

"Belum tahu (lokasi gudang yang memiliki beras rusak), sedang dicek dulu," kata Rizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

24 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.