Pelatih Persebaya Nilai Timnya Kalah karena Detail Kecil
📅 Minggu, 19 Okt 2025, 09:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, menilai kekalahan skuad asuhannya dari Persija Jakarta dengan skor 1-3 disebabkan oleh momen krusial atau detail kecil yang belum mampu diantisipasi para pemain.
“Kadang hasil pertandingan ditentukan oleh beberapa situasi, bola mati, penalti, atau satu tembakan. Jadi kami tahu apa yang harus diperbaiki,” kata Eduardo Perez saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu malam (18/10).
Menurut dia, kedua tim tampil sama-sama kuat dan memiliki peluang untuk menang, bahkan, para penggawa Persebaya sudah berjuang maksimal untuk meraih hasil terbaik di kandang sendiri.
Namun, setelah Persebaya kebobolan dua gol, permainan menjadi lebih sulit untuk dikendalikan oleh anak asuhnya.
“Bagi saya, ini pertandingan antara dua tim yang sama-sama ingin menang. Tapi tentu saja, kemenangan sering ditentukan oleh detail kecil,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, timnya kini harus segera bangkit dan mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya.
Oleh karena itu, ia meminta para pemain tetap bersatu dan menjaga semangat positif meski gagal meraih poin penuh di kandang.
“Sekarang kami harus kembali bersatu. Hari ini kami sedih karena tidak bisa memberikan kemenangan kepada suporter, tapi mulai besok kami harus berpikir positif dan bekerja keras untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, menanggapi keputusan rotasi pemain, termasuk menurunkan Gali Freitas sejak awal, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut murni berdasarkan hasil evaluasi latihan.
Sementara itu, pemain belakang Persebaya Leo Lelis menilai laga melawan Persija berlangsung dengan intensitas tinggi dan menunjukkan kualitas dua tim besar di kompetisi BRI Super League.
“Kami kurang beruntung hari ini karena tidak bisa membawa tiga poin pulang,” kata Lelis.
Ia menambahkan, seluruh pemain tetap menghormati penilaian suporter, namun di lapangan mereka hanya fokus untuk tampil maksimal dan menjalankan strategi yang sudah disiapkan pelatih.
“Saya tidak mendengar apa pun dari tribune karena fokus pada permainan. Kami berusaha bermain sesuai gaya kami dan mencari ruang yang tersedia di lapangan,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!