Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Refleksi Kamis Putih di GKJ Gondokusuman: Kepemimpinan Sejati Berawal dari Kerendahan Hati

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 15:25 WIB | Oleh:
Refleksi Kamis Putih di GKJ Gondokusuman: Kepemimpinan Sejati Berawal dari Kerendahan Hati Doc: Eko S Putra
Ket. Pendeta membasuh kaki para jamaat di GKJ Gondokusuman, Yogyakarta, Kamis (17/4).

YOGYAKARTA – Dentang lonceng mengalun dari menara Gereja Kristen Jawa (GKJ) Gondokusuman pada Kamis (17/4/2025) sore, menandai dimulainya ibadah Kamis Putih yang menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan Paskah. Lebih dari seribu umat hadir mengikuti prosesi spiritual yang sarat makna, di gereja yang telah berusia 112 tahun ini.

Ibadah Kamis Putih di GKJ Gondokusuman dilaksanakan dalam tiga sesi: satu sesi menggunakan bahasa Jawa, dan dua sesi lainnya menggunakan bahasa Indonesia. Total hampir 3.000 jemaat mengikuti seluruh rangkaian ibadah hari itu.

Dua ritual utama dalam peringatan Kamis Putih adalah pembasuhan kaki dan perjamuan kudus. Dalam suasana hening dan khusyuk, para pendeta membasuh kaki sejumlah jemaat sebagai simbol kerendahan hati dan pelayanan.

Ketua Majelis GKJ Gondokusuman, Winarno, menyampaikan bahwa tindakan tersebut merefleksikan keteladanan Tuhan Yesus yang memilih melayani umat-Nya dengan penuh kasih dan kerendahan hati.

“Bayangkan, Tuhan yang Maha Kuasa rela membasuh kaki murid-murid-Nya. Itu bukan sekadar simbol, tapi ajaran hidup. Pemimpin yang sejati adalah yang mau melayani, bukan dilayani,” tutur Winarno saat diwawancarai Pandangan Jogja.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai ini sangat relevan dalam kehidupan sosial dan kepemimpinan saat ini—bahwa seorang pemimpin idealnya menjadi teladan dalam kesederhanaan, pelayanan, dan kasih.

Sementara itu, perjamuan terakhir menjadi momen reflektif bagi para jemaat, yang memperingati perjamuan Yesus bersama para rasul sebelum penyaliban. Dalam ajaran Kristen, ritual ini mengandung makna persatuan dengan Kristus, serta panggilan untuk hidup dalam kasih.

“Melalui perjamuan ini, kami diajak untuk sungguh percaya pada Tuhan, dan menjalani hidup dengan saling menolong, saling menopang,” ungkap Winarno.

Sebagai gereja tertua dan terbesar di wilayah DIY, GKJ Gondokusuman tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol perjalanan iman yang panjang bagi masyarakat Kristen di Yogyakarta. Tahun ini, gereja tersebut telah menginjak usia ke-112, menjadi saksi sejarah sekaligus penjaga nilai-nilai spiritualitas lintas generasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.