Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Istana: Program MBG Dirancang sebagai Inisiatif Multi-dekade

📅 Selasa, 21 Jan 2025, 10:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Istana: Program MBG Dirancang sebagai Inisiatif Multi-dekade Doc: ANTARA
Ket. Jubir Kantor Kepresidenan Philips Vermonte saat menyampaikan keterangan terkait Program MBG usai meninjau pelaksanaan program tersebut di SLB Negeri 5, Jakarta Barat, Selasa (21/1/2025).

JAKARTA - Juru Bicara Kantor Kepresidenan Philips Vermonte mengatakan pemerintah merancang Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program kerja multi-dekade untuk membuka peluang pengembangan di masa depan.

Philips dalam kunjungan kerjanya meninjau Program MBG di SLB Negeri 5, Jakarta Barat, Selasa, menyampaikan hal itu saat ditanya terkait kepastian alokasi anggaran MBG setiap tahunnya.

"Anggaran tahun 2025 yang jelas adalah Rp71 triliun, sehingga ini adalah komponen yang akan dicapai untuk tahun ini. Program ini kan program yang bukan multiyears lagi, tetapi multidecade, sehingga mungkin bisa bertambah," katanya.

Philips mengatakan bahwa program ini dirancang untuk menjawab tantangan gizi masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan visi jangka panjang, kata dia, program ini memungkinkan pengembangan lebih lanjut, baik melalui peningkatan anggaran dari pemerintah maupun dengan melibatkan partisipasi masyarakat, swasta, hingga BUMN di masa mendatang.

"Kalau kemudian ada ekonomi lokal, ada dukungan dari masyarakat, mungkin korporasi, mungkin BUMN, dan lain-lain, tentu saja itu akan menjadi sesuai ketika dia berjalan," katanya.

Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa hingga saat ini, pendanaan utama masih bersumber dari kocek APBN.

"Dana tambahan kan sedang dibicarakan. Kalau dibicarakan dengan DPR dan lain-lain itu akan menjadi keputusan pemerintah dengan DPR yang akan menyetujui. Tetapi yang jelas tahun ini Rp71 triliun," katanya menjawab peluang tambahan dana MBG dari APBN.

Secara terpisah, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan alokasi anggaran Rp71 triliun pada tahun ini dirancang untuk menjangkau penerima manfaat secara bertahap melalui ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Mulai Januari hingga April 2025, BGN menargetkan melayani 3 juta penerima manfaat melalui 937 SPPG. Jumlah ini akan terus meningkat pada tahap berikutnya.

Menurut Dadan, pada periode April hingga Agustus 2025, jumlah penerima manfaat akan bertambah hingga 6 juta orang yang dilayani melalui 2.000 SPPG. Kemudian, pada tahap akhir, yakni dari Agustus hingga Desember 2025, targetnya akan diperluas menjadi 15 hingga 17,5 juta penerima manfaat dengan dukungan 5.000 SPPG di berbagai wilayah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Pemkab Karawang Siapkan PSE...

KKP Antarkan Lele Marinasi Asal Bandung Tembus Pasar Taiwan

21 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
KKP Antarkan Lele Marinasi ...
Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.